KRIMINALITAS

Bom Panci Itu Terjatuh Sebelum Meledak, dan Setelah Tertembak, GL Tidak Berani Pulang ke Rumahnya

Senin | 16 Juli 2018 | 8:08

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Setelah melempar bom panci ke Mapolres Indramayu, GL diketahui tidak berani pulang ke rumahnya.

Padahal, timah panas masih bersarang di dada kanan pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual kue di pasar itu.

“Saya ingatkan anggota di lapangan untuk kejar terus, makanya enggak berani pulang,” ujar Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jl Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Ahad, 15 Juli 2018.

Ia mengatakan, GL ditangkap di rumah pamannya di Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.

Saat ini, GL dibawa ke RS Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu, dan dijaga ketat oleh petugas.

Sebelumnya GL sempat dibawa ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai aparat Pemerintah Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Namun, ia tiba-tiba menghilang sebelum mendapatkan perawatan medis.

GL terkena tembakan petugas sesaat sebelum melakukan aksinya.

BACA:  Terobos Mapolres dan Lempar Panci Berisi Bom, Pasutri Ini Tepar Kena Timah Panas Polisi

Istrinya yang berinisial AN terkena tembakan di tangan kirinya sehingga panci yang dipegangnya itu terjatuh sebelum sempat meledak.

“Bomnya kategori low explosion, dibuat dari black powder dan paku,” kata Agung Budi Maryoto. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :