MAYAT

DOOR!! Terdengar Suara Tembakan, Setelah Dicek, Anggota Brimob Ini Tewas Diatas Kasur

Rabu | 18 Juli 2018 | 18:01

MEDIAKEPRI.CO.ID, Depok – Briptu TE (23), anggota Brimob, diduga bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.

Ia ditemukan tewas di atas kasur di kamar rumah kerabatnya berinisial Ud, di Jalan Belimbing 1, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Selasa, 17 Juli 2018 sekitar pukul 18.00 WIB.

Selama ini TE tinggal di asrama di Markas Brimob di Jalan Komjen Pol M Jasin, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis.

Tewasnya TE diketahui saat terdengar dua kali suara letusan senjata api dari rumah Ud. Saat itu, TE sedang main ke rumah Ud.

Ud, yang saat kejadian sedang salat Magrib, langsung melakukan pengecekan usai salat. Ia mendapati TE, yang mengenakan pakaian serba hitam, tewas dengan luka tembak di kepala di atas kasur di kamar rumahnya.

Saat itu TE masih memegang senjata api yang digunakannya untuk bunuh diri di tangan kanannya. Yustaf, warga sekitar mengatakan, saat kejadian Ud sedang salat Magrib di rumahnya.

“Sementara di dalam rumah juga ada korban yang sedang main ke rumah Pak Ud. Ia memang sering main ke sana dan sudah dianggap keluarga sendiri,” jelas Yustaf.

Saat itulah, katanya, terdengar ada suara keras seperti letusan petasan sebanyak dua kali.

“Dari keterangan Pak Ud, saat mendengar suara itu sewaktu sedang salat, ia berpikir karena asbes rumahnya jatuh. Setelah selesai salat Magrib, Pak Ud mau melihat asal suara tadi. Ternyata kata dia bukan karena asbes rumah jatuh, tetapi korban sudah tergeletak di kamar bersimbah darah, dengan luka tembak di kepala,” paparnya.

Ud akhirnya berteriak hingga peristiwa ini terlaporkan ke polisi dan Mako Brimob. Tak lama, sejumlah anggota polisi yang juga berpakaian sipil memenuhi lokasi kejadian. Sekitar pukul 19.30, jenasah Briptu TE akhirnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

“Pacar korban juga sempat datang semalam sewaktu jenazah dibawa. Sepanjang Jalan Belimbing 1, dijaga ketat setelah kejadian itu sampai kini,” kata Yustaf.

Beberapa wartawan dan warga yang mendekat ke lokasi kejadian juga diusir petugas. Belum ada keterangan dari kepolisian terkait peristiwa ini. Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro belum merespons panggilan dan pesan saat dikonfirmasi. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :