BENCANA

Ombak Setinggi 5 Meter Itu Rusak Sejumlah Villa, Jakung Nelayan dan Rumah Serta Warung Disekitar Pantai

Jumat | 27 Juli 2018 | 7:39

MEDIAKEPRI.CO.ID – Gelombang laut yang tinggi porak porandakan sejumlah villa, rumah, warung hingga jakung nelayan di sejumlah pantai di wilayah Bali Selatan pada Rabu, 25 Juli 2018.

Sejumlah Villa di sekitar Amed, Desa Purwakerti, Kecamaatan Abang, Karangasem, Bali juga diterjang ombak setinggi lima meter.

Belasan wisatawan yang menginap dan warga setempat berlarian menyelamatkan diri menuju ke tempat yang aman.

Perbekel Purwakerti Nengah Karyawan menuturkan ada lima villa yang diterjang ombak.

Villa tersebut yakni Villa Damai, Asling, Villa Agung, serta Villa Sinar Cinta dengan kerusakan paling parah menimpa Villa Damai dan Asling.

Saat para tamu yang menginap di villa belum sempat sarapan, tiba-tiba gelombang datang menerjang.

Tembok villa tersebut sampai retak dan kacanya pecah, di bagian bale peristirahatan sampai rusak parah dan kolam renangnya tertutup pasir.

Sementara tiga villa lainnya kemasukan air laut.

Para tamu dievakuasi ke villa sebelah oleh warga, beruntung tak ada korban jiwa atau terluka parah.

Sementara itu tembok warung retak dan rata akibat diterjang ombak terjadi di sekitar Pantai Bugbug, Kecamatan Karangasem.

Barang dagangan hanyut, jukung dan tempat menyimpanan barang nelayan juga rusak.

Ni Luh Dasih (40) menuturkan bahwa rumahnya ambruk diterjang gelombang di Pesisir Pantai Ulakan, Kodok, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis.

Salah seorang penjaga parkir di Pantai Padang Galak, Gede Santika mengaku, gelombang tinggi ini sudah terjadi sejak hampir dua minggu yang lalu, akan tetapi baru hari ini yang paling parah.

“Tumben ini, kemarin-kemarin tidak sampai naik ke jalan airnya. Apalagi kan di sana ada penahan di pesisir,” kata Santika.

Warga lain, Ketut Yarka menambahkan, hampir 10 tahun terakhir baru kali ini Padang Galak dilanda gelombang sebesar ini.

“Biasanya besar ombaknya tidak separah ini,” tuturnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB Ketut Arimbawa, belum memastikan nilai kerugian akibat bencana ini.

Pihaknya meminta warga sekitar pesisir pantai untuk tetap hati-hati dan waspada. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :