TANJUNG PINANG

Dugaan Gratifikasi Tak Terbukti, Mantan Timsel Bawaslu Kepri Segera Lapor Balik

Sabtu | 28 Juli 2018 | 0:18

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Mantan tim seleksi (Timsel) Bawaslu Kepri segera membuat laporan balik terhadap orang yang telah melaporkan mereka, atas dugaan gratifikasi dilakukan oleh dua komisioner Bawaslu Kepri di Polres Tanjungpinang pada awal Juli lalu.

Langkah hukum ini diambil, setelah penyidik Polres Tanjungpinang menyatakan dugaan gratifikasi yang dilaporkan ke para mantan timsel Bawaslu Kepri itu, tidak terbukti secara hukum.

“Hasil pemeriksaan penyidik disimpulkan bahwa dugaan gratifikasi yang disangkakan ke timsel tidak dapat dibuktikan,” ungkap mantan Sekretaris Timsel Bawaslu Kepri, Adji Suradji Muhammad, Jumat, 27 Juli 2018.

Atas pernyataan penyidik kepada mantan timsel tersebut, Suradji berharap penyidik segera menerbitkan SP3 atas laporan dugaan gratifikasi, sehingga mempunyai legalitas hukum yang kuat.

“Insya Allah sebelumnya kita sudah yakin, kalau kasus itu tidak masuk dalam konteks gratifikasi dan semuanya jadi terang benderang,” tandas Suradji.

Surajdi mengatakan, setelah pihak penyidik menyatakan dugaan gratifikasi tidak dapat dibuktikan secara hukum, pihaknya langsung berkonsultasi kepada penyidik untuk mengambil langkah hukum selanjutnya yakni akan membuat laporan polisi.

“Kami sudah konsultasi ke penyidik untuk pelaporan ini. Saran penyidik, kita harus lengkapi dulu bukti-bukti yang kuat. Insya Allah dalam waktu dekat akan kami buat laporan polisi,” pungkas Suradji.

Suradji mengatakan, bentuk laporan yang nantinya akan dialamatkan ke pelapor yakni tentang pasal perbuatan fitnah.

“Sebenarnya pencemaran nama baik. Tapi tidak ada pasal pencemaran nama baik. sehingga kami membuat laporan fitnah,”jelasnya. (muslim)

Editor :