ANAMBAS

Anambas Butuh “Sentuhan” Guru Negeri

Selasa | 31 Juli 2018 | 20:15

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas –  Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tampaknya harus mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah pusat, terlebih dunia pendidikan.

Tokoh pemuda Kepri, M Syahrial alias Iyai mengatakan, saat ini Kabupaten Anambas yang merupakan salah satu kabupaten terdepan di wilayah Provinsi Kepri ini, hanya memiliki 30 persen guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara 70 persen lainnya berstatus tenaga honorer.

“Saatnya sekolah yang ada di Anambas butuh sentuhan dari para guru berstatus PNS. Tentu ini harus mendapatkan perhatian dari daerah hingga pusat,” ungkap Syahrial, Selasa, 31 Juli 2018.

Syahrial berharap, semua pihak terutama para wakil rakyat di DPR RI, Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemkab Anambas harus bersinergi dan secepatnya mengambil langkah konkrit. Tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut.

Menurut Syahrial, solusi yang ditawarkan itu bukan terkesan meremehkan tenaga honorer saat ini. Namun hal ini merupakan salah satu solusi tepat untuk mengangkat para guru honorer yang sudah sekian tahun mengabdi di daerah itu untuk menjadi PNS.

“Rencana penerimaan ASN (PNS) di tahun 2018 ini semestinya bisa jadi salah satu solusi. Yakni guru honorer yang ada diangkat menjadi PNS,” jelasnya.

Hanya saja, kata Syahrial, sertifikasi yang merupakan syarat ikut tes CPNS menjadi Kendal bagi para guru honorer. Kendati demikian, Anambas yang merupakan salah satu daerah terluar atau terdepan, perlu mendapatkan kebijakan khusus dari Pemerintah Pusat.

“Di sinilah pentingnya sinergitas antara wakil Kepri di DPR RI, DPD RI, Pemprov dan Pemkab Anambas,” pungkas Syahrial. (ardian)

Editor :