Sabtu | 19 Oktober 2019 |
pemkab lingga
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Lingga

LINGGA

Air Bersih untuk Konsumsi Jadi Keluhan Warga Pengayun, Minta Perhatian Pemkab Lingga

Minggu | 01 Juli 2018 | 0:15

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Air bersih menjadi hal yang sangat penting, begitu juga yang dirasakan oleh masyarakat di Pengayun, Desa Tanjung Bungsu Resun Pesirir, Dusun 3 RT 001 RW 004. Selain keterbatasaan ketersediaannya, kondisi air bersihnya juga tidak layak konsumsi.

Musa, Ketua RW mengatakan air di daerah ini sangat tidak layak untuk dibuat air minum. Soalnya, kondisi air yang ada warnanya agak kekuning-kuningan. Selain itu, tambahnya, serat daki air membuat warga merasa tidak nyaman untuk dikonsumsi.

“Cuaca yang begitu panas saja air nya seperti itu apa lagi hujan,” katanya dengan nada bertanya kepada mediakepri.co.id, Kamis, 28 Juni 2018.

Menurut Musa, dari keterbatasan ekonomi, warga Pengayun tidak bisa berbuat banyak dan melakukan perbaikan tempat penampungan air, seperti bocor. Apalagi, katanya, ada pipa yang pecah dan membangun rumah tempat penampungan air bersih.

“Untuk membangun tempat penampungan yang baru, rasanya sangat jauh untuk dilakukan karena keterbatasan tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, warga sudah lama menunggu uluran dan simpati dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, namun sampai saat ini pun belum ada kabar baiknya.

“Kami sangat mengharapkan perhatian dari Pemkab Lingga untuk daerah kami yang sangat tertinggal ini.
Kasihan para generasi penerus jikalau terus-terusan mengosumsi air yang sangat tidak layak untuk di minum ini. Ada pun satu tempat penampungan air yang kami gunakan saat ini yang dibangun PNPM pada tahun 2013,” sebutnya.

Ada pun keinginan kami untuk membangun tempat sedia air bersih, tapi tak pernah tercapai itu hanya terbangun dalam omongan saja. Belum lagi para janda yang hanya tinggal sediri,dengan lanjut usia mereka harus berjuang mengayuhkan sampan untuk mendapat kan air tersebut.

“Harapan kami semoga pemerintah bisa mengurangi beban keterbatasan kami dan bisa mewujudkan suara kecil kami,” ungkap Amri, seorang warga.

Pantauan mediakepri.co.id di lapangan, letak penampungan air bersih letaknya jauh dari pemukiman warga. (wawan)

Editor :