UMUM

Bisa Jatuh Miskin atau Kaya Raya karena Kosmetik Korea, Kok Bisa?

Minggu | 12 Agustus 2018 | 21:55

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Harus diakui, Korea pandai membaca peluang bisnis. Mumpung lagu-lagu dan dramanya digilai di Indonesia, mereka pun sekalian ekspansi bisnisnya di sini dengan menjadikan idola sebagai pancingan untuk konsumen.

Setidaknya sudah hampir selusin merek kosmetik Korea masuk ke Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Untuk gerai yang pertama kali dibuka, bahkan pengunjungnya bisa antri berjam-jam hanya untuk membeli produk mereka.

Banyak yang mengaku cocok dengan produk perawatan wajah mereka. Pradita salah satunya, mengaku sangat senang dengan adanya kosmetik Korea di Indonesia. Menurutnya, kosmetik Korea cocok bagi wanita Asia termasuk Indonesia.

“Sebagai cewek yang sayang sama kulit sendiri, bakal ada banyak produk skincare yang kita beli. Tapi kosmetik Korea sangat cocok untuk kulit Asia, harga reasonable, formula kandungannya bagus, packaging menarik,” kata Pradita kepada CNBC Indonesia.

Pradita juga mengaku gampang terpengaruh karena promosi yang dilakukan oleh para selebriti media sosial baik di Youtube maupun instagram. Alhasil, karena penasaran, perempuan ini bisa habiskan Rp 1,5 juta per bulan untuk membeli produk perawatan dan kosmetik wajah.

Tidak mungkiri selain khasiatnya yang alami, pengaruh skincare Korea dari selebgram juva menjadi acuan Pradita. Dan, Pradita sangat menyukai selebgram bernama Sasyachi. “Kalau bujet biasanya selalu menghabiskan Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juga,” kata dia.

Beda dengan Pradita yang habiskan uang beli skincare Korea, Eka justru menjadikan kosmetik Korea sebagai salah satu sumber penghasilannya. Lewat akun jualan @kiboostuff, Eka awalnya tidak fokus pada kosmetik Korea tapi produk oleh-oleh yang berasal dari Korea, seperti kaus kaki dan sumpit.

“Awal fokus sih bukan ke kosmetik tapi ke oleh – oleh Korea seperti magnet korea, kaos kaki, dan sujeo set / sumpit. Nah karena ada permintaan order kosmetik saat itu Aloe vera Nature Republic baru deh aku stock,” ujar Eka kepada CNBC Indonesia.

Sedikitnya sekitar 3-5 orang dalam sehari banyak memesan kosmetik asal Korea.
Untuk omset dia mengaku bisa mengantongi Rp 1 juta hingga Rp 2 juta dalam hitungan hari saja tergantung stock yang tersedia. Jadi kalau dalam hitungan bulan, tinggal dikali saja.

Yah, Anda tinggal pilih mau habiskan uang beli kosmetik Korea atau banjir uang dengan jualan produk mereka. (***)

sumber: cnbcindonesia.com

Editor :