Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Imunisasi Rubella, Dinkes Hanya Melaksanakan Perintah Presiden

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Terkait himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepri untuk menunggu sertifikat halal program imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Batam, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana mengatakan, itu bukan kewenangannya. Dinas Kesehatan hanya melaksanakan tugas yang diperintahkan Presiden melalui Kementerian Kesehatan.

Menurut data Dinkes Kepri, ada sebanyak 381.106 anak berusia 9 bulan – 15 tahun menjadi sasaran program ini di Kota Batam. Jumlah ini 60 persen lebih dari total sasaran imunisasi MR di Kepri yakni sebanyak 608.124 anak.

Loading...

“Imunisasi MR ini akan dilaksanakan bulan Agustus sampai September 2018. Di sekolah pada 1-31 Agustus dan di Posyandu untuk anak di atas 9 bulan sampai pra sekolah, pada bulan September,” tutur Tjetjep dalam Pencanangan Imunisasi MR tingkat Provinsi Kepri di SDN 001 Sagulung, Kota Batam, awal Agustus lalu.

Ada 4.635 pos imunisasi MR di seluruh kabupaten/kota di Kepri, termasuk di dalamnya sekolah. Khusus di Batam jumlahnya sebanyak 1.902 pos imunisasi.

Tjetjep mengatakan pelaksanaan imunisasi MR ini akan dilakukan oleh 3.389 vaksinator bersertifikat serta 396 supervisor. Pemerintah menyiapkan 79.816 vial logistik vaksin dan 746.473 alat suntik.

“Campak dan Rubella ini merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Apabila disertai komplikasi dapat menyebabkan kematian. Oleh sebab itu pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020,” ungkap Tjetjep.

Loading...

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, juga mengungkapkan soal Imunisasi Rubella.

“Sebagai pemerintah daerah tugasnya adalah melaksanakan perintah dari pimpinan tertinggi negeri. Selagi ada perintah dari Presiden atau Menteri, kita laksanakan. Ini program nasional untuk anak-anak kita, ini demi kemanusiaan. Tidak perlu khawatir, kita harap imunisasi berjalan lancar. Tahun 2030 kita dapat bonus demografi, kalau tidak dikemas dari sekarang tentu bonus ini tidak akan bisa dimanfaatkan,” kata Nurdin. (mcb)

Loading...
Loading...