BATAM

Nurdin Yakin, Para Santri akan Menjadi pemimpin Bangsa di Masa Depan

Sabtu | 01 September 2018 | 17:25

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun yakin peran pondok pesantren sangat vital pengaruhnya bagi peningkatan kualitas generasi muda di Kepri.

Pesantren pasti mengajarkan kebersamaan, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap santrinya.

“Pendalaman pengetahuan agama penting bagi anak-anak sebagai bekal dan benteng menjalani kehidupan,” ujar Nurdin saat safari subuh di Masjid Namirah, Pondok Pesantren Darul Falah, Batu Besar, Nongsa, Batam, Jumat, 31 Agustus 2018.

Untuk itu, Nurdin mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga pondok pesantren yang ada di Kepri. Nurdin yakin perlahan ponpes akan sama sejajarnya dengan pendidikan umum lainnya.

“Kami yakin para santi-santri inilah yang akan menjadi pemimpin bangsa kita di masa depan,” ucap Nurdin.

Pemerintah Provinsi Kepri juga terus berupaya memaksimalkan kekuatan untuk membangun pendidikan terbaik untuk daerah. Pemprov kata Nurdin akan memaksimalman anggaran untuk pembangunan berkelanjutan yang bermuara pada kepentingan masyarakat

“InsyaAllah kita akan bantu pengembangan pondok pesantren di Kepri,” tambah Nurdin lagi.

Nurdin berterima kasih karena banyak lembaga pendidikan telah turut serta dalam membangun ahlak anak anak Kepri. Kyia H Usmad Ahmad dipuji Nurdin karena telah sepuluh langkah di depan dalam membangun karakter dan akhlak anak-anak.

KH Usman Ahmad dan jajaran, kata Nurdin, telah terkuras secara fikiran dan finansial untuk memberikan pendidikan ahlak dan agama. Tidak mudah dan tidak mudah untuk membangun prasarana pesantren.

“Pemerintah mengucapkan terimakasih, bapak sudah membantu pemerintah memberikan pendidikan dan membangun ahlak anak anak kita,” ujar Nurdin.

Nurdin berharap kedepannya pondok pesantren akan menjadi pendidikan yg populer. Karena ilmu formal yang didapat, harus dibentengi dengan ilmu agama yang baik dan disiplin yang tinggi. Tidak cukup hanya menguasai tehnologi tinggi, tetapi ilmu agama yg harus diutamakan.

“Karena iman dan taqwa akan mengajarkan kita tentang rasa bersyukur akan nikmat yang diberikan oleh Allah”, ujar Nurdin.

Subuh berjamaah kata Nurdin juga salah satu cikal bakal kesuksesan yang mana jika seseorang rutin subuh berjamaah, maka itu akan menumbuhkan kedisiplinan dalam diri.

“Kedisiplinan itulah yang akan mengakar dalam menjalani setiap aktifitas sehari-hari maka rutinlah subuh berjamaah,” ajak Nurdin.

Kekuatan doa juga menjadi pembahasan Nurdin subuh ini, apapun kesuksesan yang diraih dirinya yakin bahwa ada doa yang mengiringi.

“Mari kita bersama berdoa agar pembangunan dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil,” ujar Nurdin.

Setelah bertausiyah, Gubernur selanjutnya meninjau Kompleks pesantren sembari berbincang bercengkrama bersama para santri yang sedang berada di asrama putra.

Kepada Kepala Dinas Pendidikan HM Dali yang ikut pada kesempatan tersebut untuk membantu penambahan gedung ruangan untuk belajar.

“Agar para santri semakin semangat dalam menimba ilmu,” tutup Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

Editor :