BATAM

‘Listrik Masuk Desa’ Ini Himbauan Nurdin saat Kunjungi Pulau Jaloh Dan Pulau Cengkuy Batam

Kamis | 06 September 2018 | 8:10

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur Kepulauan Riau H.Nurdin Basirun ingin semua pulau yang ada di Kepulauan Riau, terutama yang sudah berpenghuni dapat merasakan penerangan listrik. Salah satu kebutuhan dasar masyarakat tersebut, menurut Nurdin harus terus dan cepat di gesa.

“Kita datang untuk mengawal realisasi kelistrikan dapat tercapai 100 persen di Kepri,” ujar Nurdin saat berkunjung ke Pulau Jaloh dan Pulau Cengkuy, Batam, Selasa, 4 September 2018.

Apalagi, lanjut Nurdin kebutuhan kelistrikan tersebut sejalan dengan program Nasional, yakni ‘Listrik Masuk Desa’ yang ditargetkan pada 2019 semua desa yang ada di Kepri mendapatkan penerangan listrik.

Dari Road Map Kelistrikan di Batam sendiri yang memiliki 12 Kecamatan, masih ada 9 Desa yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. Saat ini pulau-pulau tersebut baru menggunakan bantuan mesin genset dari hasil swadaya masyarakat.

Rasio yang didapat dari Data Dinas Energi dan SDM Provinsi Kepri, untuk desa berlistrik sendiri di Kota Batam saat ini sudah mencapai 93.75 persen.

Untuk itu, Nurdin menghimbau kepada semua masyarakat untuk tetap bersabar karna saat ini Pemerintah sedang terus mendata dan mengusahakan perealisasian kelistrikan di Kepri.

“Saya hanya meminta agar masyarakat semua jagalah kekompakan. Kita semua walau hidup antar pulau namun tetap bersaudara. Jangan ada konflik yang diluapkan, semua kita akan cari jalan keluar,” ajak Nurdin.

Dalam kunjungannya ke Pulau Jaloh, Nurdin memberikan sejumlah bantuan seperti untuk majelis taklim akan di beri bantuan kompang sebanyak 40 buah. Baju kader posyandu setempat juga diberikan Nurdin sebanyak 9 Stel. Bantuan Bola kaki sebanyak 3 buah, 2 set baju sepak Bola serta Bola Voli sebanyak 3 buah.

Pada kesempatan ini, Nurdin juga meninjau lapangan sepak bola, dari penuturan masyarakat setempat batu miring ditepi lapangan sudah mengalami kerusakan, masyarakat meminta bantuan pembangunan batu miring penahan gelombang tersebut sepanjang 300 Meter dan 40 Meter ke bibir pantai di perbaiki untuk dijadikan kawasan olah raga.

“Kita akan kerahkan Dinas PU untuk mengatur perbaikan ini segera,” ucap Nurdin.

Kemudian Nurdin melanjutkan kunjungan ke Pulau Cengkuy, disana selain meninjau porgres keberadaan listrik Nurdin juga menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Nurdin juga memberikan sejumlah bantuan seperti Kompang sebanyak 20 buah, speaker portabel sebanyak 1 unit dan speaker masjid sebanyak 1 set serta 3 set baju untuk sepak bola.

Diketahui kedua pulau ini, Jaloh dan Cengkuy terdapat kesenjangan, yang mana Cengkuy sebagai Ibu Kota Kelurahan namun dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) hanya 70 dibanding Jaloh dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 226 mendapat prioritas listrik lebih dulu sebanyak 100 KVA, itu yang membuat masyarakat Jaloh merasa komplain karna jumlah penduduk mereka lebih besar dan dirasa lebih membutuhkan keberadaan listrik secara penuh.

Mendengar kondisi tersebut, Nurdin memberi jalan tengah yang mana kedua Pulau tersebut mendapat prioritas yang sama namun secara bertahap.

Cengkuy yang lebih dulu mendapat tambahan Daya Listrik akan di bagi menjadi kapasitasnya di 60 KVA di awal Tahun 2019 dan Jaloh mendapat 100 KVA di pertengahan atau akhir Tahun 2019, di awal tahun Jaloh akan mendapat bantuan mesin genset listrik swadaya masyarakat sebanyak 2 buah untuk menggantikan mesin sebelumnya yang sudah rusak.

“Intinya, insya Allah 2019 nanti semua pulau-pulau di Kepri mendapatkan kebutuhan nya akan kelistrikan ini,” tutup Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

Editor :