KARIMUN

Ini Tujuannya Pemkab Karimun Tarik Peredaran Minyak Tanah

Kamis | 04 Oktober 2018 | 19:34

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun akan menarik minyak tanah dari peredaran. Itu dilakukan sebagai langkah konversi minyak tanah ke LPG 3 KG.

Tim Hiswana SKK Migas dari Provinsi Kepri telah melakukan kajian untuk Karimun, Kundur dan Moro.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, penarikan minyak tanah tersebut dilakukan secara berkala yang akan disalurkan ke masyarakat sebanyak 45 ribu unit.

“Secara bertahap kita akan tarik minyak tanah ini dari masyarakat, karena sudah ada penggantinya LPG 3 KG,” kata Rafiq belum lama ini.

Meski dilakukan penarikan, Rafiq menyebut pemerintah daerah tetap menyediakan minyak tanah non subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Untuk minyak non subsidi tetao kita sediakan,” kata Rafiq.

Untuk harga eceran tertinggi LPG 3 KG berbeda sesuai dengan daerah seperti Pulau Karimun Rp 29 ribu untuk Kundur Rp.30 ribu dan Moro Rp.28 ribu.

“Ini belum final masih ada koreksi lagi masalah harga,” katanya.

Selain Karimun, Kundur dan Moro, Kecamatan Durai dan Belat juga diteliti. (kmg)

Editor :