pemkab lingga

HEADLINE

‘Angin Surga’ Pemerintah Lingga untuk Mahasiswanya di Tanjungpinang

Kamis | 15 November 2018 | 17:17
asrama mahasiswa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ketersediaan asrama permanen bagi warga Lingga yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi di Tanjungpinang menjadi sesuatu yang mendesak. Biarpun saat ini, pemerintah menyiapkan asrama, namun masih sewa menyewa.

BACA: Program Askab PSSI Lingga Tak Berjalan, Aziz Martindas: SK Belum Keluar

Karena menjadi sesuatu yang penting, Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) mengajukan secara resmi untuk pembangunan asrama yang permanen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga memberikan ‘angin surga’ atas permohonan mahasiswa itu.

BACA: Hadiri Penutupan Kirab Santri dan Lokerta di Lingga, Gubernur Tegaskan Pentingnya Bangun Karakter Pemuda

Setidaknya, tim konsultan yang didampingi Pemkab Lingga yang diwakili Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariah Daerah melakukan peninjauan lokasi, Rabu, 14 November 2018. Turunnya tim ini terkait untuk pembebasan lahan yang dilakukan Pemkab Lingga untuk lahan asrama permanen mahasiswa Lingga di Tanjungpinang.

BACA: Tak Beroperasi, Bupati Lingga Minta Gubernur Kepri Evaluasi Izin Tambang

Pada saat melakukan peninjauan, ada tiga titik yang menjadi rencana pembangunan asrama tersebut. Ketiga titik yang dipantau tersebut yakni di Batu 8, Batu 7 dan Batu 10.

BACA: Beginilah Karang Taruna Pemli Tiyasa Desa Linau Lingga Peringati Pekan Muharram 1440H

“Kami ikut lihat lokasi lahan yang diajukan. Kita berharap mekanisme dan prosesnya lancar sampai tahap selanjutnya. Sehingga lahan asrama di tahun 2018 Segera rampung,” ucap Ryan, Ketua IMKL kepada mediakepri.co.id melalui telepon selulernya, Kamis, 15 November 2018.

BACA: IMKL Tanjung Pinang Desak Pemkab Lingga, Segera Lakukan Pembebasan Lahan Asrama Mahasiswa

Lebih jauh dia berharap, Pemkab Lingga segera melakukan pembangunan di 3 tempat yang diajukan.  “Kami berharap supaya masalah lahan ini cepat selesai prosesnya. Kemudian wacana pembangunannya dapat dibangun di tahun 2019 mendatang,” harap Ryan yang diiyakan mahasiswa lainnya. (bran)

BACA: Pekerja Kayu Lokal di Lingga Timur Mengeluh

Editor :