Kamis | 30 Juni 2022 |
×

Pencarian

BAKTI TNI-Polri

Monumen Bhakti Kokoh Berdiri Sebagai Wujud Kemanunggalan TNI dan Warga Pasedan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Kemampuan masing – masing Prajurit anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 memang bervariasi tidak hanya dalam angkat material saja.namun juga lihai di dalam membuat tugu monumen yang nantinya sebagai tempat untuk peresmian.hal tersebut di lakukan merupakan sebuah kenang-kenangan atas suksesnya program TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720 / Rembang yang telah dilaksanakan sejak tanggal 15, Oktober 2018 di Desa Pasedan.

Pasiter Kodim 0720/Rembang Kapten Inf Wardiyana menjelaskan dengan di bangunnya tugu monumen tersebut merupakan wujud dari sebuah cindera mata bahwa program TMMD 103 pernah dilaksanakan di Desa Pasedan. Yang nantinya akan di tanda tangani oleh Bapak Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo SH. pada saat upacara penutupan TMMD.

Kegiatan TMMD Reguler Kodim Rembang dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam memeratakan pembangunan di daerah tertinggal seperti di Desa Pasedan,melalui program TMMD yang setiap tahunnya di lakasanakan 3 kali.seperti biasanya pasti akan memberikan kenang-kenangan berupa tugu atau monumen TMMD.

Gambar dan ukuran tugu monumen ini di desain oleh Serma Slamet Riyanto Bati Bhakti TNI Kodim Rembang yang dulunya memang anggota Batalyon Zipur 4/Tanpa Kawandya yang memang ahli dalam bidang desain dan kontruksi,dan di kerjakan oleh warga Pasedan dan Pratu Arbi anggota Satgas TMMD Reguler ke 103 dari Yonif 410 / Alugoro yang memang ahli membuat relief termasuk pembuatan tugu monumen TMMD.

Pembuatan tugu monumen TMMD itu terlihat sederhana tapi terlihat megah.karena di buat oleh tangan – tangan terampil dan menggambarkan kerja keras dan semangat gotong royong antara TNI dan warga Pasedan serta komponen Masyarakat lainnya yang ada di Kabupaten Rembang.

Terletak bersebelahan dengan Pos Kampling tepatnya di tepian jalan penghubung Dusun Ngotoko dan Desa Pasedan di harapkan bisa terlihat oleh siapa saja yang melintasi jalan tersebut Senin, 5 Oktober 2018.