Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

HEADLINE

Gandeng Belanda, Lion Air Rogoh Rp38 M untuk Pencarian Lanjutan Korban JT-610

Senin | 17 Desember 2018 | 19:31
lion air JT-610

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Proses pencarian dan evakuasi (search and rescue/ SAR) penumpang serta kru dari JT-610 pesawat Boeing 737 MAX 8 registrasi PK-LQP dilanjutkan bentuk komitmen Lion Air dan berdasarkan permintaan dari pihak keluarga.

Berdasarkan rilis yang diterima mediakepri.co.id, untuk lebih komprehensif, Lion Air mendatangkan kapal canggih dalam proses pencarian jenazah penumpang maupun kru penerbangan JT-610. Dalam hal ini apabila ditemukan maka akan diambil dan diserahkan kepada Badan SAR Nasional (BASARNAS) guna tindakan selanjutnya sesuai prosedur. Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (Cockpit Voice Recorder/ CVR).

Ketidaksempurnaan Fisiknya, Pasutri Ini Jalani Hidup dengan Sempurna

Dipundak Candra Ibrahim Dibebankan Kejayaan PWI Kepri

Dalam proses pencarian kembali, Lion Air menunjuk perusahaan swasta profesional asal negara Belanda dengan menggunakan kapal laut MPV Everest. Biaya proses pencarian kembali mencapai Rp 38.000.000.000 (tiga puluh delapan miliar rupiah).

Proses pencarian akan difokuskan berdasarkan pemetaan terakhir area koordinat jatuhnya penerbangan JT-610 dengan waktu operasional 10 hari berturut-turut, pada Desember 2018.

Ucapan Terima Kasih Dandim Kepada Seluruh Anggota

Kodim Batam Peringati Hari Juang Kartika 2018

Informasi terkini, bahwa kapal mengalami keterlambatan yang rencananya akan tiba di perairan Karawang, Senin, 17 Desember 2018. Kondisi terakhir malam hari, Sabtu, 15 Desember 2018, disebabkan cuaca buruk serta hujan deras di Johor Bahru yang mengganggu proses mobilisasi peralatan dan kru selama tiga hari terakhir.

Karena hambatan, kapal akan berlayar, Senin, 17 Desember 2018, dengan pagi hari dimulai proses imigrasi dan kepabeanan (customs). Hal ini dikarenakan kapal berkapasitas sebesar MPV Everest tidak diberikan izin untuk keluar dari pelabuhan pada malam hari.

Perkiraan waktu tempuh perjalanan dari Johor Bahru menuju perairan Karawang adalah 2 hari dan 5 jam. Sehingga kapal akan tiba di Karawang, Rabu, 19 Desember 2018 mendatang.

Panglima TNI Bakal Disuguhi Berbagai Demontrasi

Lion Air mengucapkan terima atas dukungan dari BASARNAS untuk proses pencarian dan evakuasi yang sudah dijalankan selama ini. Lion Air menegaskan, bahwa pencarian kembali ini juga merupakan kesungguhan Lion Air untuk mencari bagian kotak hitam yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR) dan juga sebagai wujud pelaksanaan amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. (***)

Editor :