Rabu | 05 Agustus 2020 |
Advertisements
×

Pencarian

HEADLINE

Korupsi Penghambat Pembangunan, Satukan Barisan Melawan

antikorupsi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengapresiasi kerja keras semua pihak, terutama Kejaksaan yang terus berupaya bekerja keras untuk meminimalisir tindak pidana korupsi di Kepri. Menurut Nurdin, korupsi merupakan penghambat pembangunan dan untuk itu semua pihak harus menyatukan barisan untuk bersama menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Pemerintah mendukung penuh setiap pengawasan dan pembinaan yang dilakukan Kejaksaan dan pihak terkait lainnya demi menciptakan Kepri yang bebas korupsi,” ujar Nurdin saat Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional Tahun 2018 di Lapangan Pamedan, Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Senin, 10 Desember 2018.

Loading...

BACA JUGA

Perjuangan Seorang Ibu untuk Kesembuhan Putrinya yang Sakit Parah

Dampak Anak-anak di PD II, Unicef Berdiri untuk Negara Berkembang

Nurdin melanjutkan bahwa pembinaan terkait pencegahan tindak pidana korupsi sangat penting terutama bagi para generasi muda Kepri, sebagai tombak penerus pembangunan diharapkan memiliki bekal dan pengetahuan yang cukup agar terhindar dan tidak terpengaruh terhadap tindak korupsi dimasa depan.

Loading...

“Melanjutkan cita-cita bangsa dalam membangun Kepri adalah tugas generasi muda, dan kita harus membimbing mereka agar dapat sukses dimasa depan salah satunya adalah bebas korupsi,” lanjut Nurdin.

Dua Pahlawan Penegak Hukum yang Harum Namanya dalam Antikorupsi

Senyum Ramah Kejari Natuna di Hari Anti Korupsi

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra mengatakan dengan tema “Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi” pada peringatan hari anti korupsi internasional tahun 2018 ini merupakan tema yang relevan terhadap kondisi di Indonesi saat ini yang semakin mengingatkan bahwa betapa pentingnya memantapkan komitmen semua pihak, Pemerintah, Penegak Hukum, masyarakat serta dunia usaha untuk bersinergi dalam pencegahan pemberantasan korupsi.

“Gerakan pencegahan lebih efektif untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi,” ujar Asri.

Asri melanjutkan bahwa semangat menjadikan bangsa yang anti korupsi bukan lagi angan dan keinginan namun merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk terus diupayakan. Apalagi mengingat perkembangan teknologi industri yang berdampak pula terhadap jenis kejahatan seperti pencucian uang.

“Kondisi saat ini menjadi alarm untuk kita tidak menyerah dan optimis dan kita yakini tidak ada pilihan lain untuk menjadikan langkah dan strategi yang efektif dan efisien dalam meminimalisir tindak korupsi selain itu juga semua pihak harus meningkatkan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki,” lanjut Asri.

Dalam peringatan hari anti korupsi tersebut pihak Kejaksaan melaksanakan sejumlah perlombaan diperuntukan bagi para pelajar se-Kota Tanjungpinang seperti lomba pantun, yel-yel dan bersama-sama mengelorakan tindak pidana korupsi.

Bangun Regenerasi, GMNI Komisariat Stisipol Rekrut Anggota

Pemerintah dan Pengusaha Bertemu, Ada Titik Temu Rimba Jaya

Kampung Tua Penagi, Bukan Kampung Biasa

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Perwakilan FKPD, sejumlah Kepala OPD, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Ahelya Abustam, Kepala Kejaksaan Negeri Bintan Sigit Prabowo, tamu undangan beserta siswa-siswi pelajar se-Kota Tanjungpinang. (humas)

Loading...
Loading...