Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Tewasnya Ibu Muda Korban Bunuh Diri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pelaihari – Kasus tewasnya, Hemas Biyan Maharani (27) korban bunuh diri di sebuah bengkel sekaligus warung diselidiki anggota Polsek Jorong.

Kapolsek Jorong, Iptu Sufian Noor menegaskan yang tewas tergantung diri itu adalah korban bunuh diri.

Loading...

“Murni korban bunuh diri. Tolong diralat itu, dalam berita tertulis pelaku,” katanya menghubungi reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat, 14 Desember 2018.

Iptu Sufian Noor menjelaskan korban ditemukan tewas tergantung di dalam warung salam kondisi pintu warung terkunci.

Tidak laksanakan otoupsi di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari sesuai keinginan pihak keluarga yang sudah menerima kematian korban.

“Saat ini sudah enam saksi yang dimintai keterangan, termasuk suami korban dan mengamankan barang bukti tali gantungan,” katanya.

Loading...

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, dari Kepala Desa Asrimulya, Hariyono, korban sedang proses domisili sebagai warga Desa Asrimulya, Kecamatan Jorong.

“Korban bertatus istri kedua, Ahmad Basri, pekerja bengkel seoda motor di Desa Asamasam. Jenazah sudah dimakamkan di Desa Asrimulya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Hemas Biyan Maharani adalah pelaku bunuh diri, Kamis, 13 Desember 2018 sekitar pukul 10.00 Wita.

Tidak sedikit warganet media sosial jejaring facebook di Jorong yang merasa kaget dengan kabar tewasnya korban, misalnya akun Icha Lishaajirni.

Itu karena korban sebelum dikabarkan tewas posting bernyanyi lagu tentang cinta dengan suaminya, di berada facebook akun Rhanie Rhanie. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...