Sabtu | 19 Oktober 2019 |
×

Pencarian

HEADLINE

Tingginya Angka Kemiskinan Lingga Jadi Perhatian Mahasiswanya

Selasa | 18 Desember 2018 | 11:59
mahasiswa lingga di pinang kecewa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pinang – Angka kemiskinan di Lingga yang tinggi dibandingkan kabupaten/kota di Kepri memicu reaksi sejumlah mahasiswanya.

“Publikasi tahunan statistik daerah memperlihatkan, tingkat kemiskinan di Kabupaten Lingga paling tinggi di Provinsi Kepulaun Riau yaitu sekitar 13,84 persen di tahun 2017. Angka ini berbeda jauh dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepri yang angkanya tidak sampai 10 persen,” kata Ramadhani, mahasiswa Lingga di Pinang kepada mediakepri.co.id.

Danrem Dampingi Pangdam Tinjau Pangkalan Kapal di Natuna

Gandeng Belanda, Lion Air Rogoh Rp38 M untuk Pencarian

Disebutkannya, tingginya angka ini harus mengambil langkah nyata dalam mengentasnya. Untuk kedepan, katanya, pemerintah merancang perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran. Lalu, tambahnya, untuk penetapan sasaran itu sendiri harus diperbaiki.

“Memperbaiki penetapan sasaran, agar lebih banyak menyentuh penduduk miskin,” sebutnya.

Lalu lebih jauh disebutkannya, pemerintah harus mengoptimalkan pembangunan yang lebih prioritas. Dan selanjutnya, program yang dimainkan untuk bidang perekonomian harus memberdayakan usaha kelas bawah dan menengah.

Ketidaksempurnaan Fisiknya, Pasutri Ini Jalani Hidup dengan Sempurna

Dikatakannya, kKemiskinan sebuah kondisi kekurangan yang dialami seseorang atau suatu keluarga. Kemiskinan telah menjadi masalah yang kronis karena berkaitan dengan kesenjangan dan pengangguran. Walaupun kemiskinan dapat dikategorikan sebagai persoalan klasik, tetapi sampai saat ini belum ditemukan strategi yang tepat untuk menanggulangi masalah kemiskinan, sementara jumlah penduduk miskin tiap tahunnya meningkat.

Walaupun kemiskinan dapat dikategorikan sebagai persoalan klasik, katanya, tetapi sampai saat ini belum ditemukan strategi yang tepat untuk menanggulangi masalah kemiskinan dan merumuskan kebijakan anti kemiskinan, sementara jumlah penduduk miskin tiap tahunnya meningkat. Ketidakberhasilan itu, katanya lebih jauh, kiranya bersumber dari cara pemahaman dan penanggulangan kemiskinan yang selalu diartikan sebagai sebuah kondisi ekonomi semata-mata.

Ucapan Terima Kasih Dandim Kepada Seluruh Anggota

Dijelaskannya, mengatasi kemiskinan pada hakekatnya merupakan upaya memberdayakan orang miskin untuk dapat mandiri, baik dalam pengertian ekonomi, budaya dan politik. Penanggulangan kemiskinan tidak hanya dengan pemberdayaan ekonomi, akan tetapi pemberdayaan politik bagi lapisan miskin, sesuatu yang tidak dapat terelakkan, kalau pemerataan ekonomi dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan sosial seperti yang dikehendaki.

“Kami meminta agar Pemkab dapat mengambil Solusi terkait problem ini,” katanya berharap. (ryan)

Editor :