Minggu | 06 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Tragedi Penembakan Masal di Papua, Diduga Ini Pemicunya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Papua – Sebanyak 31 pekerja jembatan di Nduga dibunuh oleh kelompok bersenjata.

Lokasi pembunuhan berada di jembatan Kali-Yigi Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, dan 31 jenazah masih dijaga oleh kelompok bersenjata.

Loading...

Kedekatan Cut Meyriska dengan Roger Danuarta, Ayah: “Warning” Pemakai Narkoba Minggir Saja!

Tersinggung karna Ditagih Hutang, Fajar Nekat Perkosa dan Bunuh Kasir Toko Bangunan

Para 31 pekerja di Nduga ini merupakan karyawan PT Istaka Karya, perusahaan BUMN yang beralamat di Jakarta serta Wamena, untuk lokasi di Papua.

Sebanyak 31 jenazah tersebut masih berada di lokasi kejadian dan dijaga oleh kelompok bersenjata.

Loading...

Sebut Pak Harto “Bapak Korupsi dan Guru Korupsi”, Petinggi PDIP Dipolisikan

80 Menit di Udara, Wing Air ‘Terpaksa’ Bawa Pulang 58 Penumpang ke Bandara Asal

Pangdam dan Kapolda dikabarkan sudah bertolak ke Timika untuk mengoordinasi evakuasi ke 31 jenazah.

Untuk mendukung evakuasi 31 jenazah tersebut, Kodam 17 Cendrawasih menurunkan satu kompi pasukan untuk mengevakuasi para jenazah.

Luar Biasa “Ratu Skincare ” Suhay Salim Menikah Pakai Celana Jeans, Kenapa Ya?

Ratusan personel dari Yonif 751 telah diterbangkan menuju Nduga.

Sebelum melakukan evakuasi, para personel akan mendirikan pos untuk saling berkoordinasi.

Setelah itu para personel akan bergeser ke Nduga.

Selain dijaga oleh kelompok bersenjata, lokasi tempat jenazah masih terisolasi dan terpencil karena kondisi demografi yang belum diketahui.

Informasi yang diterima dari berbagai sumber, para pekerja pembangunan jembatan itu diduga dibunuh lantaran mengambil foto pada saat perayaan HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) oleh KKB tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat satu di antara pekerja mengambil foto, hal itu kemudian diketahui oleh kelompok KKB.

Hal itu membuat mereka marah dan mencari orang yang mengambil foto hingga berimbas kepada pekerja lainnya yang ada di camp pembangunan jembatan.

Alasan mereka membunuh karena mereka tidak ingin perkembangan aktivitas Organisasi Papua terekspos dan diketahui secara luas.

Melalui Kompas TV, Kepala Satuan Pelaksana Penerangan (Kapendam) Cendrawasih Kolonel INF Muhammad Aidi menyampaikan agar media tidak terlalu mencari tahu secara terperinci bagaimana rencana aparat keamanan untuk bertindak.

Hal ini dilakukan untuk menjaga gerakan taktis para personel militer agar mampu mengevakuasi ke-31 jenazah pekerja jembatan Nduga.(***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...