Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

HIBURAN

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pengacara: Polisi Buka Dong Usernya, Jangan Vanessa Angel Terus yang Dikejar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Artis FTV Vanessa Angel (27) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online.

Seusai penetapan status tersebut, Vanessa gelar jumpa pers dengan kuasa hukumnya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Januari 2019 malam.

Loading...

Ini Ucapan Terimakasih Vanessa Angel ke Jane Shalimar dan Orang Terdekatnya

Setelah Jalani Pemeriksaan Intensif, Vanessa Angel Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Selama jumpa pers, ia tampak tak sanggup menahan air mata dan mengaku sebagai korban.

Ia mengaku pasrah karena jika bicara itu benar atau salah tak akan mengubah situasi apapun.

Loading...

“Aku rasa di sini mau ngomong benar atau salah pun akan tetap sama saja. Enggak akan mengubah situasi apapun,” ujarnya.

ALAMAK!! Vanessa Angel Nyaris Bunuh Diri Gegara Gagal Nikah dengan Cucu Soekarno

Dia juga mengaku tidak mendapat dukungan dari pihak keluarga atas kasus tersebut.

“Saya tidak mendapat dukungan dari keluarga saya. Tapi tidak apa-apa, saya tetap sayang sama keluarga saya,” terangnya.

Setelah mengatakan hal tersebut, Vanessa tampak menghapus air mata dengan tissue yang ia bawa.

Namun pengacara Vanessa, Milano Lubis mengatakan sang pacar tetap mendukungnya.

“Bibi tidak hadir karena lagi di luar kota sedang ada kerjaan. Tapi di support kok,” ujar Milano.

Milano mengatakan belum ada langkah hukum yang tempuh karena belum ada panggilan pemeriksaan sebagai tersangka.

Ia membantah adanya video panas yang dikirim ke pihak muncikari.

Dirinya juga meminta agar polisi membuka siapa enam muncikari dan 9 penyewa tersebut.

“Polisi buka dong usernya siapa. Jangan Vanessa terus yang dikejar. Siapa ini laki-laki? Ya dibuka dong!” ujar Milano.

“Kalau misalnya benar ada sembilan, ya dibuka dong siapa yang make? Siapa? Jangan hanya Vanessa aja uang dikejar terus? keadilannya dimana?” imbuhnya. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...