Jumat | 22 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

“Maling, Maling” Teriak Korban dan Uang Rp 50 Juta Pun Melayang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Samarinda – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Samarinda, tepatnya di jalan KH Wahid Hasyim, Sempaja, Samarinda Utara Selasa, 29 Januari 2019 sekitar pukul 15.00 Wita.

Dari informasi yang dihimpun, korbannya merupakan seorang wanita yang menggunakan kendaraan roda empat.

Loading...

Sebelum menjadi korban perampokan, korban berkendara dari arah simpang empat Sempaja, lalu berhenti di depan rombong gorengan, untuk membeli gorengan.

Rombong gorengan itu berada di pinggir jalan, tepat di samping Rutan Klas II A Sempaja.

Saat korban keluar mobil untuk membeli gorengan, berkisar hanya dua menit setelah turun dari mobil, korban tiba-tiba berteriak maling sambil berlari menuju ke mobilnya.

“Baru keluar dari mobil lalu dia nanya apa ada gorengan yang panas, setelah itu dia teriak maling-maling,” ucap Ahmad Saripuddin (52), penjual gorengan, Selasa, 29 Januari 2019.

Loading...

Setelah melihat ada pencuri yang hendak membawa kabur tas berisi uang senilai kurang lebih Rp 50 Juta, dan laptop, korban lalu bergegas menghalau pencuri.

Tarik menarik antara pelaku dan korban pun sempat terjadi, bahkan, laptop yang ada di tas tersebut sempat terjatuh, namun pelaku berhasil membawa kabur tas berisi uang tunai tersebut.

Setelah lolos dari korban, pelaku sempat mendapatkan diadang warga sekitar.

Bahkan, salah satu pelaku yang menunggu di atas sepeda motor sempat terjatuh saat hendak ditangkap oleh warga, namun berhasil lolos.

Satu pelaku lainnya yang tertinggal oleh rekannya yang menggunakan motor, sempat berlari menuju ke arah simpang empat Sempaja, tiba-tiba terdapat pengendara motor lewat memberikan tumpangan kepada pelaku.

“Sempat dipukuli sama warga, tapi bisa lolos. Satu pelaku sempat jatuh dengan motornya, lalu kabur ke arah Bengkuring, sedangkan satu pelaku lainnya sempat berlari, tapi ada motor lewat berboncengan, pelaku yang lari itu ikut motor itu, jadi gonceng tiga mereka,” jelasnya.

“Jadi, kalau mereka semuanya pelaku, berarti ada empat orang dengan menggunakan dua motor. Kalau senjata tajam saya tidak lihat. Ibu itu sendiri memang langganan beli gorengan disini, katanya uang yang dibawa kabur sebesar Rp 50 Juta,” tambahnya.

Tidak jauh dari rombong gorengan itu, wanita paruh baya berprofesi sebagai pedagang durian yang ingin disebut mama Bella menjelaskan, saat salah satu pelaku terjatuh dari motor, dirinya sempat ingin melemparkan durian dagangannya ke pelaku, namun tidak jadi karena saat itu warga langsung bergegas mengejar pelaku.

“Sempat saya mau lempar pakai durian, tapi tidak jadi karena banyak orang berkumpul. Tapi anehnya mereka semua bisa lolos, padahal sempat ada yang dipukulin tadi,” jelasnya.

Bahkan, saat itu dirinya sempat membantu korban mengambil laptop yang terjatuh dari tas.

Dari pengamatannya saat kejadian, setelah korban memarkirkan dan turun dari mobil, terlihat dua pria dengan menggunakan motor berhenti di samping pintu mobil bagian depan, membuka pintu mengambil tas.

“Pokoknya belum lama setelah mbak (korban) itu turun dari mobil. Pelakunya ada yang kabur ke arah Bengkuring dan ada yang ke arah simpangan empat Sempaja,” jelasnya.

Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan menjelaskan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan banyak terkait dengan kejadian itu, bahkan dirinya belum memperoleh data apapun perihal kejadian yang viral di media sosial itu.

“Belum dapat laporannya saya, kalau belum dapat datanya belum bisa saya beri keterangan,” ucapnya singkat saat dihubungi via telepon genggam.

Kejadian ini pun menambah panjang catatan kejahatan jalanan yang terjadi di Samarinda. Pada Januari tahun ini, terdapat sedikitnya lima kasus kejahatan jalanan dengan kerugian mencapai Rp 700 juta lebih. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...