Kamis | 24 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Batam

BATAM

Setengah Semester, Mahasiswa SMB Mampu Buat Robot

Rabu | 09 Januari 2019 | 13:00
karya robotik

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Malam itu, Selasa, 8 Januari 2019 di komplek Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Muhammadiyah Batam di Jalan Prof. Hamka No.3 Batuaji tampak lengang. Seakan tak ada aktiwitas di sana pada malam hari.

Jarum jam sudah menunjukkan pukul pukul 21.00 WIB. Satu persatu mahasiswa Stikom Muhammadiah Batam (SMB) dengan mengenakan jaket merah maron, mulai menginjakkan kakinya di lokasi itu. Mereka berjalan menuju satu dari sekian ruangan yang ada, tepatnya di lantai dasar, bangunan Masjid.

Mereka tampak tertib, saat berada di dalam ruangan ber-AC itu. Tidak banyak orang. Hanya ada lima mahasiswa. Sejumlah kotak bersisi robot tersusun rapi di atas lantai keramik di setiap sudut dinding bercat warna putih. Meja-meja di dalam ruangan itu, tampak penuh dengan bahan pekerjaan mereka. Yakni robot hasil sentuhan tangan para mahasiswa semester 3 (tiga).

BERITA TERKAIT

Ciptakan Spons Koral untuk Percepat Penyembuhan Luka Operasi

Daftar di STIKOM Muhammadiyah Batam

“Malam ini, hanya lima orang saja yang kuliah. Mereka ulang lagi. Yang lain sudah lulus,” ujar Ketua STIKOM Muhammadiyah Batam, Mohd. Ikbal, M.Kom malam itu.

Satu persatu dipersilahkan untuk melakukan presentasi di depan kelas dalam bahasa Inggris. Sementara yang lainnya tetap serius dan menyimak. Di ujung presentasi, mahasiswa lainnya mengajukan pertanyaan juga menggunakan bahasa Inggris.

“Ini mata kuliah robotik. Tapi dalam mempresentasikan, mereka (baca; Mahasiswa) wajib menggunakan bahasa Inggris,” tandas Ikbal.

Ikbal mengatakan, Mahasiswa SMB selain dituntut bisa programming dan robotik, ke depan mahasiswa semester akhir diwajibkan untuk menulis Skripsinya dalam bahasa Inggris. Dengan harapan, tamatan SMB bisa bekerja di Singapore dan Malaysia.

Mahasiswa Stikom Muhammadiah Batam

“Makanya SMB memiliki kurikulum mewajibkan mahasiswa untuk melakukan presentase dalam bahasa Inggris untuk angkatan 2017 dan seterusnya,” pungkas Ikbal.

Ikbal mengatakan, dengan dibiasakannya para mahasiswa SMB melakukan presentase di depan kelas menggunakan bahasa Inggris, agar suatu saat nanti menjelaskan hasil karya berupa pembuatan robot di hadapan para profesor dari Singapura maupun Malaysia, tidak lagi rasa grogi.

“Soal salah benar dalam percakapan bahasa Inggris itu, tidak jadi soal. Yang terpenting adalah, bagaimana mereka mampu tampil di depan nanti, tidak rada jangguh lagi. Jadi pembinaan mental itu sangat penting,” ungkapnya.

BACA JUGA

SMA Pradita Dirgantara Butuh Kualitas Calon Peserta Didik

Transisi Kepala BP Batam, Penguatan Jabatan Ex Offico

Bupati Natuna Minta OPD Fokus Pembangunan Sektor Unggulan

Mahasiswa SMB jurusan Informatika (S-1) itu membutuhkan waktu kurang lebih setengah semester mampu menyelesaikan Robot Line Tracker, bahkan menggerakkannya menggunakannya dari Handphon android.

“Ini lah hasil karya anak-anak mahasiswa SMB. Sekarang mereka lagi membuat robot yang mampu mengontrol mati hidupnya lampu dari jarak jauh,” ungkap Ikbal sedikit mempromosi. (ali)

Editor :