Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Tak Disangka Foto Setengah Bugil Itu Membawa Petaka, Brigpol Dw Dipecat dengan Tidak Hormat, Ini Faktanya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Makassar – Petaka menimpa Brigpol Dw, polisi yang sebelumnya berdinas pada Polrestabes Makassar.

Polwan, Brigpol Dw yang sudah bersuami dipecat dari profesinya usai mengirim foto porno kepada narapidana yang telah memperdayainyan dan berselingkuh dengan anggota di jajaran Polda Sulsel.

Loading...

Innalillahi, Aktor Antagonis Torro Margens Tutup Usia

Sosok Brigpol Dw adalah satu dari 2 polisi yang dipecat melalui upacara pemberhentian dengan tidak hormat di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu, 2 Januari 2019.

Ini faktanya:

  1. Personel Sabhara

Ternyata, Brigpol Dw yang sebelumnya berdinas pada Sabhara (Satuan Samapta Bhayangkara).

Loading...

Brigpol Dw juga bersuami polisi yang bertugas di Polrestabes Makassar.

Tugas pokok Sabhara adalah melaksanakan fungsi kepolisian tugas preventif terhadap pelanggaran hukum atau gangguan Kamtibmas dengan kegiatan penjagaan, pengawalan, dan patroli.

  1. Kirim foto selfie setengah tanpa busana

Pemecatan Brigpol Dw dilakukan usai dia mengirim foto selfie setengah tanpa busana kepada seorang kekasih.

  1. Diperdayai Kompol fiktif

Yang dikirimi foto selfie setengah tanpa busana “Kompol” atau “Komisaris Polisi” di Lampung, provinsi di ujung selatan Pulau Sumatera.

Walau dirinya seorang polisi, namun Brigpol Dw dengan mudah terbujuk rayu orang lain yang tak dikenalknya secara pasti.

“Kompol” di Lampung tersebut awalnya dikenal melalui media sosial Facebook, lalu dijadikan sebagai kekasih.

Brigpol Dw percaya pada lelaki yang menjalin hubungan jarak jauh (LDR) dengan dirinya itu karena pangkatnya lebih tinggi.

Sang “Kompol” juga memasang foto profil pria berseragam dinas sebagai foto profil akun Facebooknya yang ternyata foto orang lain.

Apesnya, sang “Kompol” hanyalah seorang narapidana di Lampung, bukan perwira menengah polisi seperti yang ada dalam benak Brigpol Dw.

Kepastian jika sang “Kompol” adalah narapidana didapatkan setelah polisi melakukan check and recheck di Lampung.

Sang “Kompol” ternyata sedang menghuni lembaga pemasyarakatan karena kasus pembunuhan.

Tak hanya sampai di situ, sang “Kompol” fiktif juga mencelakakan Brigpol Dw dengan cara menyebar foto setengah tanpa busana tersebut kepada publik melalui media sosial hingga sampai ke tangan Provost Polrestabes Makassar.

Usai foto asusilanya menyebar, Brigpol Dw yang sempat dimabuk asmara harus menanggung malu.

  1. Selingkuh dengan anggota di jajaran Polda Sulsel

Selain terkait kasus chat porno, Brigpol Dw juga kedapatan berselingkuh dengan anggota di jajaran Polda Sulsel.

Kasus ini pun menambah catatan buruk Brigpol Dewi, sehingga sidang kode etik kepolisian terpaksa memutuskan pemecatan.

“Ini kasus tahun 2018 lalu dan sudah diputuskan dalam sidang kode etik kepolisian di Polrestabes Makassar,” terang Hotman yang merupakan mantan wakil kepala Polrestabes Makassar ini.

Menurut Hotman, Brigpol Dw sempat mengajukan banding atas putusan pemecatan itu ke Polda Sulsel, namun ditolak sehingga keluarlah SK pemecatan.

Tindakan Brigpol Dw masuk dalam pelanggaran disiplin dan kode etik Polri kategori berat.

“Ya, dia lakukan kegiatan-kegiatan yang asusila,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo di Mapolrestabes Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 3 Januari 2018.

Setelah melalui serangkaian sidang disiplin, diputuskan sanksi dijatuhkan kepada Brigpol Dewi adalah pemecatan.

Kasus foto asusila Brigpol Dewi sebenarnya sudah lama diproses Provost Polrestabes Makassar, namun pemecatannya baru diupacarakan di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu, 2 Januari 2018.

  1. Tak hadiri upacara pemecatan

Pada upacara pemberhentian dengan tidak hormat tersebut, Brigpol Dw tak hadir (in absensia).

Namun, foto close-up dia dengan background (latar belakang) warna kuning dipajang di tribun Lapangan Karebosi.

Hadir, Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo dan Kabid Profesi Pengamanan Polda Sulsel, Kombes CF Hotman Sirait.

Heboh Ada Hujan Duit dari Lantai Dua Rumah Ini, Netter: Nazar Atau Ritual?

“Intinya ini yang bersangkutan kita proses sidang karena langgar kode etik,” ujar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo.

Lanjut, kata Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, di luar kasus asusila tersebut, sebenarnya Brigpol Dw diketahui rajin menjalankan tugas atau berkantor.

Namun, tindakan asusilnya tak dapat ditolerir. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...