Senin | 18 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Kejam!! Siswa SMP Ini Tega Jerat Leher Temannya dengan Dasi dan Ikat Pinggang Hanya Karna Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lampung – Polisi mengungkap motif pembunuhan siswa SMP yang ditemukan tewas dalam kondisi leher terjerat dasi dan ikat pinggang di Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah.

Hanya demi memiliki sepeda motor, dua siswa SMP di Lampung Tengah tega menghabisi nyawa temannya sendiri.

Loading...

Ini Kronologi Lubang Septic Tank yang Menewaskan 4 Warga di Jember

FY (15) dan DD, rekannya, diduga membunuh Axl Fernando (13), warga Kampung Rejosari, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah, demi menguasai sepeda motornya.

Korban yang tercatat sebagai siswa SMP itu dihabisi dengan cara keji.

Ia ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi leher terjerat dasi dan ikat pinggang, Rabu, 30 Januari 2019 dini hari.

Loading...

Dua Bulan Menepi Karena Operasi, Marquez Kembali Tunggangi Motor

Keesokan harinya, Kamis, 31 Januari 2019, polisi berhasil menangkap FY, sementara DD masih dalam buruan polisi.

Kapolsek Seputih Mataram Iptu Setio Budi Howo mengatakan, FY adalah teman satu sekolah korban.

Terbongkarnya kasus pembunuhan ini, kata Setio, bermula saat polisi mendapatkan laporan dari kepala Kampung Sumber Agung soal penemuan mayat, Rabu, 30 Januari 2019 sekitar pukul 00.30 WIB.

“Pasangan” , Asal Indonesia Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, Benarkah Ini Tujuannya?

Jasad seorang anak yang masih mengenakan seragam sekolah itu ditemukan di perkebunan karet Kampung Sumber Agung, Kecamatan Seputih Mataram.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga menerima laporan dari keluarga Axl Fernando.

Pihak keluarga melaporkan bahwa Axl menghilang seusai pulang sekolah dan korban kali terakhir diketahui mengendarai sepeda motor.

Setelah mendapat laporan, Polsek Seputih Mataram langsung melakukan penyelidikan.

Polisi juga mencari keterangan kepada sejumlah saksi untuk mengetahui siapakah orang terakhir yang bertemu dengan korban.

“Kita lakukan penyelidikan dan mencari tahu korban terakhir pulang sekolah dengan siapa. Akhirnya diketahui korban pulang dengan pelaku (FY) dan satu rekannya lainnya (DD) yang saat ini masih buron,” kata Setio.

Kapolsek menambahkan, polisi menangkap FY di Kampung Sumber Agung, Kamis, 31 Januari 2019 sekitar pukul 20.00 WIB.

Turut diamankan sejumlah barang bukti, seperti bodi motor, lampu motor, dan pakaian yang dikenakan korban.

“Motif sementara pencurian dengan kekerasan (curas) disertai pembunuhan. Diduga karena pelaku ingin menguasai motor korban. Kondisi korban saat ditemukan, leher terlilit dasi dan ikat pinggang, serta terdapat luka luar di kepala dan badan,” beber Setio.

Saat ini polisi masih terus melakukan pendalaman perkara.

FY masih diamankan di Mapolsek Seputih Mataram guna penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang buron. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...