Sabtu | 05 Desember 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Perselisihan Kerja di PT Palindo, Kuasa Hukum Pekerja: Kami Siap Gugat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kuasa hukum pekerja PT Palindo menyatakan pihaknya siap melayangkan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Tanjungpinang. Hal ini menyusul tidak adanya itikad baik dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan tanggungjawab sebagaimana yang dituntut pekerja.

“Kami siap gugat, kita sudah layangkan ke PHI di Kepri. Karena sampai detik ini belum ada penyelesaian dari pihak perusahaan,” Kata Maslik Hanim SH, pengacara asal Sidoarjo yang menerima kuasa dari pekerja PT Palindo.

Loading...

Seperti diketahui, perselisihan antara pekerja dan managemen di PT Palindo Marine sudah berlansung sejak pertengahan 2018 lalu.

Diakui Maslik, Disnaker Kota Batam sudah mengeluarkan Putusan Anjuran (PA) setelah pihaknya dan perwakilan perusahaan melakukan pertemuan Tripartite beberapa waktu lalu.

“Hanya saja putusan itu belum dilaksanakan sepenuhnya oleh perusahaan, kita juga tidak tahu kenapa” ujarnya.

Sementara itu, sumber pekerja yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa selama ini mereka hanya menuntut hak yang belum terpenuhi.

Loading...

“Kami hanya menuntut hak. Dan apa yang kami tuntut tidak berlebihan dan masih dalam koridor sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan,” ujarnya kepada mediakepri.co.id.

Disebutkannya, ada sejumlah poin yang menjadi tuntutan dari pekerja. Dan semua poin itu, katanya, adalah hal yang normatif. Adapun tuntutan itu sendiri, diantaranya, kekurangan upah pokok, kekurangan upah lembur, Selanjutnya, soal BPJS dan pengangkatan status karyawan.

Hal ini juga dibenarkan Maslik Hanim. Menurutnya, apa yang menjadi tuntutan pekerja adalah hak dasar yang wajib dipenuhi pihak perusahaan.

“Sudah ada beberapa kali pertemuan untuk membahas permasalahan perselisihan ini,” katanya.

Maslik Hanim, sebagai kuasa hukum pekerja mengakui sudah melakukan beberapa kali pertemuan dengan managemen yang difasilitasi oleh pemerintah melalui Disnaker. Hanya saja, katanya, hingga kini belum ada putusan yang dijalankan pihak perusahaan.

“Iya. belum dilaksanakan, meskipun PA sudah keluar” ujarnya. (eddy)

Loading...
Loading...