Senin | 25 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Saat Kejar Pelaku Pembunuhan, Polisi Ini Alami Luka Tusukan Ketika Terperangkap di Kandang Preman, Ini yang Terjadi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Anggota Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan Briptu Agus (26), mengalami luka tusuk akibat senjata tajam (sajam) saat mengejar pelaku kriminal.

Diketahui Briptu Agus anggota Jatanras Polda Sumsel ini dikeroyok preman saat mengejar DPO pelaku pembunuhan di kawasan Tangga Buntung Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lorong Manggis Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang Sabtu, 23 Februari 2019 sore.

Loading...

”Salut dengan Tentara yang Selalu Dekat dengan Masyarakat”

Dari informasi dihimpun, pelaku penusukan diduga lebih dari lima orang. Ketika itu pelaku baru mengetahui bahwa Briptu Agus merupakan anggota polisi.

“Anggota Sabtu sore melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembunuhan pada tahun 2018 korbannya meninggal dunia. Saat berpapasan itu si pelaku ini curiga dan langsung kabur,” kata Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Yustan Alpiani di IGD RS Bhayangkara Palembang, Sabtu, 23 Februari 2019 malam.

Yustan mengatakan, saat itu pelaku lari dan langsung dikejar oleh Briptu Agus. Saat mengejar pelaku, anggota terjebak di kerumunan preman yang sedang berkumpul.

Loading...

Astaghfirullah.. Pasangan Sejoli Ini Tertangkap Lagi Wik Wik Diatap Masjid

“Saat mengejar dan berada di tempat mereka berkumpul pelaku langsung teriak dan Briptu Agus dikeroyok. Sekitar 15-20 orang pelakunya dan tiga pelaku melakukan penusukan dengan senjata tajam pisau,” ujarnya.

Meski dalam kondisi luka tusuk di punggung Briptu Agus berusaha menyelamatkan diri.

Kemudian Briptu Agus diselamatkan oleh anggota lain yang ikut memantau penangkapan pelaku dari kejauhan.

“Teman Briptu Agus yang datang ke TKP langsung membawa Agus ke rumah sakit Bhayangkara. Ada tiga luka tusuk di punggung Briptu Agus dan kondisinya saat ini sudah membaik dan dalam perawatan,” katanya.

Saat ini baru empat pelaku yang berhasil ditangkap.

Satu ditembak karena melakukan perlawanan (ditembak) saat ditangkap. Sisanya masih dikejar.

Keempat pelaku adalah Heriyadi, Khoiri dan Ajit. Sementara satu pelaku lain yakni Agung, yang tidak lain adalah pelaku penusukan tahun 2018 lalu dan menyebabkan korban, Refi Saputra meninggal dunia.(***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...