NATUNA

Musrenbang Kabupaten Natuna 2019, DPRD Sampaikan Pokok Pikiran

Selasa | 12 Maret 2019 | 13:24

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Ketua DPRD Natuna, Yusrifandi menyampaikan pokok pikiran DPRD terhadap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Natuna, senin 11 maret 2019 malam, di Gedung Sri srindit, Ranai.

Dalam pemaparannya, Yusripandi menjelaskan landasan hukum DPRD Natuna menyampaikan pikiran pokok tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018 dan Permendagri nomor 86 tahun 2017.

ketua DPRD Natuna Yusripandi menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Natuna

“Pokok pikiran tersebut dihimpun berdasarkan hasil reses dan penjaringan aspirasi masyarakat, jadi berdasarkan peraturan perundangan tersebut kami diberi amanah yang sah untuk menyampaikan pokok pikiran kepada pemerintah daerah, ” terang Yusripandi.

Lanjutnya, pokok-pokok pikiran dari DPRD juga membantu pencapaian program kerja Pemerintah daerah yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat Natuna.

Dikatakan Yusrifandi, pokok pikiran DPRD hanya disampaikan secara umum, sedangkan untuk detailnya telah dituangkan ke dalam buku, yang nantinya akan diserahkan kepada Bupati Natuna.

Ketua DPRD menyerahkan Buku detail pokok pikiran DPRD Natuna kepada Bupati Natuna

“Secara umum ada beberapa sektor yang menjadi perhatian DPRD Natuna dan harus diperhatikan bersama, ” tutur Yusripandi.

Pada sektor kesehatan, dijelaskan Yusripandi, kinerja pelayanan petugas kesehatan di puskesmas dan pustu perlu ada perbaikan, selain itu, Pelayanan BPJS kesehatan juga harus terus disosialisasikan agar masyarakat tidak bingung dengan program BPJS.

Bupati Menyalami Angota DPRD Natuna yang hadir dalam acara Musrembang Natuna 2019

Sementara pada sektor pendidikan, DPRD memandang perlu peningkatan kualitas tenaga pendidik di Natuna, serta memberikan beasiswa kepada putra dan putri daerah yang kurang mampu keuangan, namun berprestasi.

Terakhir sektor pariwisata, DPRD Natuna meminta adanya penyelarasan tata ruang wilayah agar lebih baik dalam penentuan destinasi wisata.

“Ada wilayah yang panoramanya sangat indah, namun tata ruangnya malah untuk industri, perkebunan atau pertanian. Ini merupakan tugas kita bersama untuk menata tata ruang daerah kabupaten natuna menjadi lebih baik,” ujar Yusripandi diakhir paparannya.

Editor :