NATUNA

DPRD Raker Bersama Pemda Natuna Bahas PLBN Serasan

Kamis | 14 Maret 2019 | 22:13

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, melakukan rapat kerja (Raker), bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) dan Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kabupaten Natuna.

Kegiatan ini berlangsung diruang Banggar Kantor DPRD Natuna, di Jalan Yos Sudarso, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, belum lama ini.

Rapat kerja ini dilaksanakan guna membahas kelanjutan rencana Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), antara pihak Eksekutif dan Legislatif

Anggota Komisi II DPRD Natuna

Raker tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Natuna, Hadi Candra, yang dihadiri oleh Wakil Ketua II Daeng Amhar, Ketua Komisi II Yohanis beserta Anggota Marzuki dan Dwitra Gunawan serta Ketua Pansus PLBN Serasan, Pang Ali.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Natuna dihadiri Kepala BPP Natuna, Marka Dj, Kepala Dinas Perkim Natuna, Hendra Kusuma dan Kepala Dinas PUPR Natuna, Tasrif Amran.

Wakil Ketua I DPRD Natuna, Hadi Candra, mengatakan DPRD Natuna mendukung penuh pembangunan PLBN di Kecamatan Serasan.

Pasalnya kata dia, dibangunnya PLBN, akan menjadi pintu masuk utama bagi pedagang dari lintas negara.

Ketua komisi II DPRD Natuna, Yohanis

“Masyarakat kita di Serasan sejak dulu sudah melakukan perdagangan dengan negara tetangga di Malaysia. Mereka menjual hasil bumi ke Malaysia, dan pulangnya bawa barang dari Malaysia,” terang Hadi Candra.

Namun, lanjut dia, selama ini kegiatan perdagangan yang dilakukan oleh kedua pihak, termasuk aktivitas illegal, yang nota benenya melanggar hukum Internasional.

“Tapi kalau sudah dibangun PLBN, aktivitas tersebut bisa jadi legal atau resmi,” katanya.

Dalam hal ini, Hadi Candra berharap kepada Pemkab Natuna, melalui Dinas Perkim, agar secepatnya menyelesaikan masalah pembebasan lahan milik warga Serasan, yang nantinya menjadi lokasi dibangunnya PLBN.

Suasana raker antara DPRD dan Pemkab Natuna membahas PLBN Serasan

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Natuna, Yohanis, menerangkan, bahwa awalnya Pemerintah Pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 143 milyar, untuk pembangunan PLBN. Namun karena alasan yang belum diketahui, kabarnya anggaran tersebut merosot menjadi sekitar Rp 30 milyaran.

“Kami juga belum tahu, apa alasan mereka (Pemerintah Pusat, red) menurunkan anggaran tersebut,” ujarnya.

Dengan dibangunnya PLBN, diharapkan akan dapat meningkatkan roda perekonomian bagi masyarakat di Serasan. Karena, PLBN tersebut nantinya akan mampu menarik wisatawan untuk datang ke Serasan, serta bakal memerlukan tenaga kerja. (alfian)

Editor :