Kamis | 17 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Apel Pasukan, Kapolda Kepri Pastikan Pemilu Serentak Berjalan Aman, Damai dan Kondusif

Jumat | 22 Maret 2019 | 18:03
pemilu serentak

MEDIAKEPRI.CO.ID Batam – Kepala Kepolisian Daerah Kepri, Irjend Pol Andap Budhi Revianto, bersama Komandan Lantamal IV Kepri Laksmana (L) Arsyad Abdullah memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka menghadapi Pemilu 2019, di halaman Temenggung Abdul Jalil, Batam, Jumat, 22 Maret 2019.

Apel pasukan digelar dalam menghadapi Pemilu 2019, yang diikuti pasukan gabungan TNI-Polri, pasukan Brimob, Satpol PP, gabungan Ormas, Linmas, serta komponen masyarakat. Pada kesempatan tersebut juga diucapkan ikrar Pengamanan Swakarsa Indonesia.

Turut hadir dalam Apel tersebut, Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun, Kajati Kepri, Kabinda, Kakanwil Hukum dan Ham, Bakamla dan Guskamla, Danrem, Dandim, ketua KPU, ketua Bawaslu Kepri.

Menko Polhukam, dalam amanatnya yang disampaikan oleh Kapolda Kepri Irjend Pol Andap Budhi, mengatakan pada Apel Pasukan menghadapi 2019 ini suatu kesempatan yang membanggakan dan membahagiakan. Sekaligus Apel Gelar Pasukan menunjukkan kesiapan dan kesungguhan kita, langkah kita, mastikan pesta demokrasi 17 April 2019 Aman, Damai dan Kondusif.

“TNI-Polri Menjamin Keamanan Pemilu Sampai ke TPS,”ujarnya.

Selanjutnya, dalam menyampaikan amanatnya, Kapolda Kepri Irjend Pol Andap Budhi, mengatakan apel pasukan yang digelar serentak,
sungguh merupakan kehormatan bersama panglima TNI, para anggota masyarakat, Linmas, dan komponen masyarakat.

Pemilu serentak tahun 2019 merupakan tonggak sejarah lima tahun pemilihan serentak, menjadi kebanggaan, apakah Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dalam memilih pimpinannya.

“Tergantung semua pihak. Tidak saja parpol taat dan patuh pada ketentuan yang ada. Tapi penyelenggara pemilu Bawaslu, KPU, menyelanggarakan pemilu. Dan TNI-Polri akan menjamin keberlangsungan pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber)”ujarnya.

Dikatakan Pemilu 2019 merupakan kesempatan berharga memilih caleg yang akan memperjuangkan aspirasi masyarakat sekaligus memilih pemimpin nasional.

Sedapat mungkin opini kita semua, kata Irjend Pol Andap Budhi, memilih pemimpin pemilu 2019 ini bukan ajang konflik, namun ajang untuk kompetensi mendapatkan kepercayaan rakyat menjadi pemimpin nasional.

Jika, masih terdapat gangguan keamanan, maka Bawaslu dan Polri mengeluarkan indeks kerawanan pemilu.

“Maka pemetaan pemilu penyelenggaraan dan ketertiban masyarakat untuk segera mengenali, menetralisir mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Harus mengambil tindakan sesuai prosedur,”ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda Kepri Irjend Pol Andap Budhi mengatakan sampai saat ini kondisi Kamtibmas ini aman Damai dan Kondusif. Semua ini berkat kerjasama yang baik, diantara kita berkat sinergitas dan soliditas, sesama kita.

“Menuju tanggal 17 April kita memiliki alokasi waktu 25 hari 15 Jam, saat ini sudah 14 jam, kita berharap untuk pemungutan suara, sampai dengan proses akhir, rekapitulasi, penghitungan, sampai dengan penentuan, tetap aman dan kondusif,”ujarnya setelah melaksanakan pemeriksaan pasukan kesiapan Pemilu 2019 sekitar pukul 09.45 WIB.

Ditegaskan Kapolda Kepri Irjend Pol Andap Budhi, melaksanakan Apel Pasukan ini untuk memastikan kembali, sekaligus kita menunjukkan secara khususnya masyarakat Kepri bahwa TNI-Polri dan komponen masyarakat lainnya siap mengamankan pemilu, dan menjamin keamanan pemilu sampai dengan pencoblosan.

“Tanpa kerjasama yang baik, tanpa sinergitas yang baik, tanpa soliditas yang baik, sehingga kami mengharapkan mengeliminir potensi kerawanan yang ada,”ujarnya.

Ditengah dinamika ini ada berbagai ujaran kebencian, berbagai hoak, kata Irjend Pol Andap Budhi, kita jangan terpecah, kita jangan terpengaruh, mari satukan hati dan pikiran, satukan langkah, serta bantuan dari rekan-rekan media.

“Dari 5457 TPS yang ada, Linmasnya 10.714, Polisinya ada 5000, TNI-nya sekitar 4000 sekian. Kita harapkan kerjasamanya,” pungkasnya. (sal)

Editor :