Selasa | 22 Oktober 2019 |
pemkab lingga
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Lingga

HEADLINE

Daik Lingga Terancam Krisis Air Bersih, PP: Pemda Harus berikan Solusi

Kamis | 14 Maret 2019 | 11:51
krisis air

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Lebih kurang satu bulan dilanda panas. Adapun debit air di bak resover terus mengalami pengurangan. Kondisi ini akan menjadi keprihatinan di Daik Lingga,

Berkurangnya debit air ini menjadi keprihatinan warga, khususnya berada di kota Daik Lingga. Dimana negeri yang dijuluki bunda tanah Melayu memiliki sejumlah wisata yang menarik, keindahan alam masih asri, sangat mustahil ketika Daik Lingga di landa Kekeringan.

Dibuktikan Lingga memiliki lebih kurang 7 sumber mata air terjun, satu diantaranya air terjun tande yang menjadi suplai masyarakat Daik Lingga.

Wakil Ketuanya MPC Pemuda Pancasila (MPC PP) Lingga, Zakaria mengatakan pemerintah Daerah harus duduk bersama dengan DPRD, untuk memberikan solusi. Melalui pertemuan tersebut agar permasalahan air bersih tidak berlarut-larut dari tahun ke tahun di Bumi Bunda Tanah Melayu.

Wakil Ketuanya MPC Pemuda Pancasila (MPC PP) Lingga, Zakaria

Menurut Zakaria, sebagai putra daerah, sebenarnya permasalahan ini menjadi hal yang tidak begitu luar biasa. Pasalnya, untuk skala perusahaan daerah air minum (PDAM). yang mengakomodir penyuplai air di kabupaten tidak dapat memberikan pelayanan terbaiknya untuk wilayah Kelurahan Daik.

” Aneh kelangkaan ini terjadi di wilayah Kelurahan Daik saja dari tahun ke tahun. Sementara di kecamatan lain, kekeringan dan kelangkaan bisa teratasi,” ujarnya kepada mediakepri.co.id, Kamis, 14 Maret 2018.

Lebih jauh katanya, yang terpenting itu eksekusi dulu, duduk bersama mencarikan suatu solusi terbaik, jangan memandang masalah ini menjadi hal yang sepele. Dikala hujan, katanya, kita tidak menghiraukan, dan dikala musim panas, menjadi masalah yang serius.

Selain itu katanya, kasihan masyarakat, harus menunggu sampai tengah malam untuk menampung air di rumah. Malam harusnya waktu istirahat, tambahnya, akan tetapi saat ini harus diganti dengan rutinitas yang lain.

“Kami dari pemuda merasa malu. Apalagi informasi sudah menyebar luas di media massa. Lingga akan atasi kekeringan air di Kota Batam. Sementara pusat pemerintahan Kota Lingga sendiri dilanda kekeringan,” ucapnya. (bran)

Editor :