Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Malang Benar, Seorang Pria Tewas Jadi Korban Cinta Segi Banyak! Ini Kronologinya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sumedang – Korban pembunuhan bermotif cinta segi banyak di Kabupaten Sumedang rupanya sempat meminta tolong pada warga setempat.

Korban JF alias Jufri (44), warga Kota Lhokseumawe, Aceh, sempat mengetuk pintu rumah salah seorang warga Tanjungmedar untuk meminta pertolongan.

Loading...

Hal ini disampaikan Iding Supriatna, saksi mata yang pintu rumahnya diketuk oleh korban, ketika ditemui di kediamannya di Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Rabu, 27 Maret 2019.

Benarkah Kebiasaan Minum Teh Panas Sebabkan Kanker Kerongkongan? Ini Kata Sang Ahli

“Dia minta tolong ke rumah saya malam-malam, jam delapan malam,” ujar Iding Supriatna.

Korban JF, lanjut Iding, sempat mengetuk dan bilang permisi di depan pintu rumah Idin sebelum akhirnya pemilik rumah membuka pintu.

Loading...

Kondisi JF, Iding Supriatna mengatakan, membuatnya kaget karena tidak memakai baju dan hanya menggunakan celana.

Disebut Banyak Jin dan Genderuwo di Hotel Borobudur, Ini Kata Manajemen

“Dia bilangnya dia dibegal, dipukuli empat orang,” ujar Iding Supriata.

Sebelumnya diberitakan, JF alias Jufri (44), warga Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, sendiri ditemukan warga di pinggir Jalan di Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, dalam kondisi babak belur.

Sayangnya, setelah tiga hari dirawat di RSUD Sumedang, Jefri meninggal dunia akibat luka-lukanya terlalu parah.

Kasus ini bermula dari Korban menjalin hubungan dengan tersangka D, sementara tersangka D memiliki hubungan asmara dengan tersangka SM alias G, otak penganiayaan.

D sendiri telah memiliki suami, begitu pula dengan G yang sudah memiliki istri, korban pun, polisi menyebut, memiliki istri di Aceh.

G, kata Kapolres Sumedang, merasa cemburu dengan komunikasi intensif yang dilakukan korban dengan D akhirnya merencanakan penganiayaan. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...