HEADLINE

Tahun Politik, Ampuh: Jangan Pilih Caleg Tak Peduli Lingkungan

Minggu | 07 April 2019 | 7:16
peduli lingkungan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tahun 2019 merupakan tahun politik. Di tahun politik ini, ratusan wajah ‘menawarkan diri’ untuk meraih simpatik masyarakat. Dengan harapan, ‘kebaikan’ yang ditawarkan calon legislatif (caleg) ini agar bisa duduk enak di kursi empuk sebagai wakil rakyat.

Ditahun politik ini juga, masyarakat disuguhi dengan berbagai visi dan misi serta program kerja yang dibungkus dalam ‘janji’. Tak terbantahkan,
setiap ‘janji’ yang tawarkan oleh caleg itu, semua bagus dan baik. Namun tak dapat dipungkiri, sebahagian besar, semua itu hanya sebuah logika dan retorika belaka.

Begitu juga dengan caleg yang sedang bertarung di Kota Batam. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi aktivis Aliansi Masyarakat Pemerhati
Lingkungan Hidup (Ampuh). Sebagai lembaga yang konsisten terhadap lingkungan hidup, Ampuh memberikan solusi atas kebingungan dan
ketidaktahuan masyarakat untuk memilih caleg yang tepat dan cocok untuk didudukkan di Engku Putri.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ampuh Kota Batam, Budiman Sitompul mengatakan bagi warga Batam harus lebih selektif dalam memutuskan untuk menyalurkan hak suaranya pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Dikatakannya, perkembangan Kota Batam saat ini, dibutuhkan wakil rakyat yang peduli dengan lingkungan hidup. Hal ini menjadi poin sangat penting yang harus dimiliki seorang caleg. Dan dengan begitu seriusnya persoalan lingkungan ini, Budiman mengimbau kepada masyarakat, khususnya di Batam agar tidak memilih caleg yang tidak peduli dengan lingkungan.

Tawaran dan saran Ampuh ini buka tanpa alasan. Budiman berkeyakinan, Batam perlun caleg yang peduli terhadap lingkungan hidup. Karena, Batam merupakan satu dari beberapa kota di Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat cepat.

Disebutkannya, Batam merupakan kota industri. Konsekuensi sebagai kota industri, maka dikuti dengan berbagai pertumbuhan. Bahkan, dalam kurun waktu dibawah 50 tahun, pembangunan kota Batam pesat dari segala sisi.

“Pertumbuhan industri cukup tinggi. Pembangunan perumahan rakyat mulai dari kelas atas hingga kelas teri, begitu dahsyatnya,” kata Budiman dalam diskusi ringan dengan mediakepri.co.id

Dikatakannya, sebahagian pembangunan itu, banyak yang mengorbankan lingkungan. Dan disaat beroperasi pun, tambahnya, lingkungan hidup menjadi sasaran empuk, hingga terjadinya pencemaran dan pengrusakan lingkungan hidup itu sendiri.

Kenapa dan apa pentingnya masyarakat untuk memilih wakil rakyat yang peduli dengan lingkungan? Budiman mengatakan hal ini sangat penting. Soalnya, maraknya pembangunan di Batam, selalu diikuti dengan dugaan melakukan pelanggaran hingga terjadinya pengrusakan terhadap lingkungan itu sendiri.

“Ironis memang. Bagi pengembang yang melakukan pembangunan, mengejar keuntungan dan profit yang menggiurkan tega mengorbankan lingkungan,” katanya dengan penuh keprihatinan.

Lihatlah sejumlah pembangunan perumahan dan atau kawasan di bibir pantai, katanya lebih jauh, contohnya seperti perumahan elit di wilayah Batam Centre. Apakah memang sudah diikuti dengan kelengkapan adminstrasi sesuai dengan aturan yang berlaku?

“Kita bisa lihat, sejumlah pengembang berskala nasional sudah masuk ke Batam. Silahkan kita lihat, apakah mereka itu sudah melengkapi dokumen untuk melakukan pembangunan?,” katanya dengan nada yang pasrah.

Begitu juga sejumlah pembangunan sejumlah kawasan industri, perhotelan dan resort. Sudah sangat banyak terjadinya pembangunan di bibir pantai, katanya, dan pengembang sudah sangat banyak meraih keuntungan dari bisnis yang dibangun.

“Kita tidak menolak pembangunan. Sebagai masyarakat Batam, harus mendukung setiap pembangunan tersebut. Hanya saja, jangan korbankan lingkungan dengan melanggar aturan yang ada agar meraih keuntungan yang tak terhingga,” tambahnya.

Melihat perkembangan dan potensi pelanggaran yang ada di Batam, katanya, maka dipandang perlu adanya wakil rakyat yang mengerti dan paham mengenai persoalan lingkungan hidup. Karena wakil rakyat memiliki fungsi untuk melakukan pengawasan.

Lebih jauh dikatakannya bayangkan jika wakil rakyat kita tidak paham tentang lingkungan hidup. Lalu, katanya, ia tidak peduli dengan lingkungan hidup. Ketika terjadi pelanggaran, dan terjadinya kerusakan, jangan salahkan wakil rakyat itu akan diam saja.

“Kita cinta Batam. Batam ini tanah dan kampung halaman kita. Maka kita berkewajiban untuk menjaga lingkungan. Untuk itu, masyarakat jangan salah pilih. PILIHLAH WAKIL RAKYAT YANG PEDULI LINGKUNGAN HIDUP,” katanya mengakhiri. (eddy)

Editor :