NATUNA

Bupati Natuna Minta GOW Bekerja Ikhlas dan Maksimal

Jumat | 12 April 2019 | 9:25

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Anggaran untuk organisasi perempuan, seperti Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Natuna, tidak lagi sebesar dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, APBD Natuna banyak tersedot untuk membayar gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Hal tersebut dikatakan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, saat melantik Pengurus GOW Kabupaten Natuna, periode 2018-2022. Acara tersebut di gelar di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Selasa 9 April 2019.

“Kenapa dulu APBD kita kecil, tapi Anggaran untuk Organisasi Perempuan besar ? Karena dulu pegawai Honorer (PTT, red) tidak sebanyak saat sekarang ini. Anggaran kita habis untuk bayar gaji Honorer,” Ujar Hamid Rizal.

Bupati Natuna memberikan selamat kepada pengurus GOW

Meski demikian, orang nomor satu di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah itu berpesan, agar GOW Natuna dapat berkorban terlebih dahulu untuk membantu pembangunan daerah Natuna, dan tidak bergantung pada besar kecilnya anggaran yang masuk ke Organisasi tersebut.

“Harus berani berkorban dulu Buk, jangan selalu mengharap anggaran. Saya saja sebagai Ketua DPW PAN Kepri tak dapat gaji, malah gaji saya keluar untuk Partai. Ini lah bentuk pengorbanan kita,” cetus Hamid Rizal.

Hamid pun berpesan, agar GOW dapat bekerja dengan iklas dan maksimal, sesuai kemampuan keuangan daerah. Dan harus membuat program yang sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Natuna, sesuai Visi dan Misi Bupati.

“Saya pesankan, agar setiap pengelolaan anggaran harus rapi, biarpun jumlahnya sedikit. Jangan sampai ada yang salah kwitansi, takutnya nanti fiktif. Karena kita selalu diawasi oleh BPK. Saat ini setiap penerimaan dan pengeluaran anggaran harus transparan, karena sistem online semua, jadi harus jelas sejelas-jelasnya,” tutur Hamid Rizal.

Sementara itu Ketua terpilih GOW Natuna, Raja Peni Adriani, menjelaskan, bahwa ada sekitar 19 organisasi kewanitaan yang tergabung didalam GOW Natuna. Organisasi ini dibentuk guna meningkatkan kapasitas perempuan yang cerdas dan mandiri dalam keluarga.

“Karena memang itulah tugas utama kami sebagai kaum perempuan, yaitu membina keutuhan keluarga. Apalagi sekarang memasuki jaman millenial, dimana tantangannya sangat besar. Orangtua harus bisa selalu mengawasi perilaku anak-anaknya,” ujar Raja Peni, dalam sambutannya.

Mantan Ketua KPPAD Natuna itu juga mengajak seluruh kaum perempuan, untuk saling bersinergi membantu Pemerintah Daerah dalam membangun Natuna kearah yang lebih baik.

“Kami harap melalui GOW, perempuan Natuna bisa berkiprah dan berkarya demi Kemajuan Natuna kedepan. Ayo berkarya dan majulah Perempuan-perempuan Natuna,” tegasnya.

Ia juga berharap, agar pada Pemilu Serentak 2019 nanti, ada keterwakilan 30 persen perempuan di legislatif, baik ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Agar mereka dapat memperjuangkan hak perempuan, yang saat ini mulai terpinggirkan.

Hadir dalam kegitan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Sofian, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, Ketua TP PKK Natuna, Hj. Nurhayati Hamid Rizal, para pimpinan OPD, FKPD dan tamu undangan lainnya.

(Alfian)

Editor :