Selasa | 22 Oktober 2019 |
pemkab lingga
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Lingga

LINGGA

Adanya ‘Air Terjun’ di RSUD Encek Mariyam, Akibat Sistem Pembuangan Air Tidak Sempurna

Jumat | 12 April 2019 | 1:06
air terjun rsud

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Sistem pembuangan air yang tidak sempurna disinyalir jadi penyebab kejadian yang tidak lazin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Encek Mariyam, Daik, Lingga. Air hujan yang menggenangi rumah sakit di Kabupaten Lingga itu diketahui hanya memiliki beberapa buah pipa untuk pembuangan air.

Dimana hujan yang turun dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi membuat lantai lantai atas rumah sakit tidak mampu melakukan pembuangan air. Sehingga, rembesan air turun bagaikan ‘air terjun’.

BERITA TERKAIT

Lingga Hujan, Ada ‘Air Terjun’ di Rumah Sakit Encik Mariam

Direktur RSUD Encek Mariyam dr. Atan melalui Kepala Tata Usaha RSUD Encek Mariyam, Budi kepada mediakepri.co.id, Kamis, 11 April 2019 mengatakan, sebelumnya, bangunan ini sejak awal tahun 2019 belum pernah digunakan.

Dijelaskannya air semula masuk karena genangan volume air di atas dak banyak dan ketika dilihat pipa pembuangan hanya dua saja sehingga air masuk lewat pintu dari atas tangga meluncur ke bawah.

” Melihat itu kondisi itu kami pihak rumah sakit ambil tindakan membatasi dengan menutup arah pintu masuknya air, ” ucapnya.

Dia menjelaskan secara administrasi, pihak rumah sakit belum menerima serah terima secara resmi. Dan pengoperasionalan bangunan ini, katanya, hanya dilakukan secara lisan. Dimana, atas pertimbangan pelayanan untuk masyarakat, bangunan ini untuk dioperasionalkan.

Lebih jauh katanya, untuk serah terima bangunan dari pihak ketiga tentu melalui Dinas kesehatan. RSUD dalam hal ini, tambahnya, hanya menggunakan saja. Ketika PPTK mengatakan boleh, maka ditempati.

Dikatakan Budi, hal yang menjadi pertimbangan adalah bulan Juni akan ada verifikasi akreditasi untuk RSUD Encik Mariyam, Ketika tidak diaktifkan, tambahnya, untuk mendapatkan akreditasi, maka pasien BPJS tidak bisa dilayani.

“Kami pihak rumah sakit RSUD saat ini masih berbenah demi mengejar target beberapa bulan kedepan akan dilakukan verifikasi untuk akreditasi. Lebih kurang satu minggu bangunan ini baru digunakan pihak rumah sakit,” terangnya.

Menanggapi hal ini tokoh pemuda Aziz Martindaz mengatakan, sangat menyayangkan, kejadian yang dialami pihak RSUD Encek Mariyam.

” Kalau perlu kepada aparat penegak hukum agar segera memanggil baik dari konsultan perencanaan, maupun pihak pemenang yang mengerjakan proyek RSUD agar diperiksa, ” Ujarnya.

Menurut Aziz, objek vital seharusnya tidak serampangan bekerja, apalagi rumah sakit, segala sesuatu harus melalui konsep planning yang matang. Kalau tidak ya begini jadinya, satu diantaranya, drainase yang tidak optimal anak tangga tidak dilengkapi

” Kasihan masyarakat harus menggunakan fasilitas dengan kondisi bangunan memprihatinkan , berharap dengan revitalisasi menjadi lebih baik ini semakin buruk,” ujarnya.

Selain itu, Aziz menyampaikan kepada pemerintah Lingga, khususnya Dinkes mohon hal ini jadi perhatian, karena ini merupakan suatu permasalahan yang serius. (bran)

Editor :