Kamis | 21 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Anak Mengumpat ‘Ndasmu!’, dan Berkata Kasar Lainnya Adalah hasil Meniru, Sikapi dengan Cara Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kalimat dan kata kasar sangat mudah terdengar dalam kehidupan sehari-hari. Saking mudahnya, hampir tak mungkin menutup akses kalimat atau kata tersebut supaya tidak terdengar anak.

Anak yang belum atau sudah pernah mendengar, bisa saja bertanya maksud kalimat kasar yang terdengar.

Loading...

Menghadapi kondisi ini, psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi dari Raqqi Consulting menyarankan orang tua tidak segan menjawab pertanyaan buah hati.

Harga Tiket Pesawat Masih Selangit, Ini Kata Menteri Perhubungan

“Jika anak bertanya sebaiknya beri tahu makna kalimat atau kata kasar tersebut. Kemudian orang tua bisa menyampaikan jika kata itu kasar dan tidak patut disampaikan. Ada cara dan pilihan kata yang lebih baik saat berbicara,” kata Ratih saat dihubungi detikHealth, Selasa, 9 April 2019.

Ratih mengatakan, diskusi dengan anak wajib karena interaksi inilah yang berpeluang mencegah anak meniru perilaku tersebut. Diskusi juga bisa mencegah dampak perkataan kasar ke anak, misal tersinggung atau merasa tidak nyaman.

Loading...

Percikan Kembang Api Itu Menyambar Bensin, Bengkel Ludes Terbakar dan Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Diskusi memungkinkan anak merasa tidak didoktrin tanpa alasan jelas. Hasil diskusi mempengaruhi keputusan moral anak untuk memilih tidak ikut ngomong kasar, meski lingkungan sekitar punya perilaku tersebut. (***)

sumber: detik.com

Loading...
Loading...