Selasa | 26 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

ASTAGFIRULLAH, Dasar Anak Durhaka, Seorang Ibu Tewas Mengenaskan dan Lehernya Nyaris Putus Digorok Anak Kandung

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Nasib malang dialami seorang janda tua berusia 60 tahun yang tewas ditangan anak kandungnya sendiri.

Leher Sabriah binti Abdul Manan digorok oleh anak kandungnya sendiri yakni AKM (35) yang ia besarkan sejak kecil.

Loading...

Bahkan, leher sang ibu nyaris putus akibat tikaman senjata tajam anak durhakanya itu.

Insiden pembunuhan ini terjadi di Dusun III Desa Tanjungagung Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Sang ibu yang sudah renta itu diketahui bekerja seorang diri untuk menghidupi dua putranya.

Sejak berpisah dengan sang suami, Sabriah bekerja banting tulang untuk makan kedua putranya hingga anak-anaknya berusia dewasa.

Loading...

Namun, saat beranjak dewasa sang anak bukannya bekerja untuk membantu ekonomi keluarga.

Namun, ia lebih memilih bermalas-malasan dan membiarkan sang ibu bekerja sendirian.

Sabriah tinggal serumah bersama dua orang putranya yang telah berusia dewasa.

Namun, salah satu putra korban terpaksa dipasung lantaran mengalami gangguan jiwa.

Sementara itu, AKM yang juga putra korban yang kondisinya sehat malah malas bekerja.

AKM diduga tersinggung dan sakit hati lantaran dimarahi oleh ibu kandungnya sendiri yakni Sabriah.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, pada hari Rabu, 10 April 2019 Sarbiah binti Abdul Manan (60) baru pulang dari kebun.

Saat itu melihat anaknya berinisial Akm (35) sedang duduk malas malasan di rumahnya.

Wanita yang usianya sudah renta itu kesal lalu marah kepada putrnya yang berinisial AKM.

Korban memarahi AKM dan mengatakan malas dan tidak mau bekerja.

Saking kesalnya dengan kelakuan sang anak, korban pun sampai membanting piring nasi ke lantai.

Ironisnya bukannya menyadarai kesalahannya, Akm malah tersinggung dan menyerang ibu wanita yang sudah melahirkan dan membesarkannya itu.

Pelaku pun mengambil parang di dapur dan langsung menggorok leher ibu kandungnya sebanyak 3 kali hingga meninggal dunia.

Korban pun bersimbah darah dengan leher nyaris putus di dalam rumahnya sendiri.

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku lalu lari keluar rumah menuju sumur untuk membersihkan bekas darah yang menempel di parang .

Selanjutnya parang tersebut diselipkannya di pinggang lalu pelaku pergi ke pinggir sungai dan menyembunyikan parang itu di semak–semak di pinggiran sungai .

Kemudian pelaku pergi naik mobil menuju arah Kota Baturaja. Tersangka bersembunyi di rumah kakak iparnya di Desa Sukamaju Kecamatan Baturaja Barat.

Kematian korban baru diketahui saat menjelang tengah malam oleh warga sekitar.

Pada pukul 23.30 WIB, para tetangga mendengar teriakan minta tolong dari salah satu anak korban yang dipasung didalam rumah.

Anak korban yang sedang dipasung itu minta bantuan warga untuk memeriksa kondisi ibunya yang baru saja ribut dengan kakaknya.

“Anak korban minta tolong perikso ibunyo yang baru bertengkar dengan kakaknya,” terang salah seorang nara sumber seraya menambahkan begitu diintip ternyata ibunya sudah tergeletak.

Warga lalu beramai-ramai masuk ke dalam rumah korban dan betapa terkejutnya warga menyaksikan wanita yang sudah menjanda ini sudah tewas bersimbah darah.

Warga setempat lalu melaporkan kasus dugaan tersebut ke aparat kepolisian setempat.

Polisi yang tiba dilokasi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban.

Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan SKom dan Kapolsek Lengkiti Iptu Marjuni yang dikonfirmasi Kamis, 11 April 2019 mengatakan tersangka pelaku yang diduga membunuh korban sudah dititipkan di Mapolres OKU.

Dikatakan Kapolres, saat ini Kasat Reskrim sedang ke TKP untuk mendalami kasus ini.

Sedangkan tersangkanya sudah diamankan di Polres untuk menghindarihal-hal yang tidak diinginkan.

Dikatakan Kapolres, tersangkanya akan dikirim ke Palembang untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Kapolres yang juga didampingi Kasi Humas Polres OKU AKP Rahmad Haji mengatakan, polisi sedang mendalami kasus ini, untuk mengetahui motif pembunuhan yang diduga dilakukan oleh anak kandung korban sendiri. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...