Senin | 23 September 2019 |
×

Pencarian

HARI INI SEJARAH

Baru Mardeka, 29 Negara Lawan Imperialis di Bandung

Kamis | 18 April 2019 | 13:03
lawan impirialisme

MEDIAKEPRI.CO.ID – Hari ini, 64 tahun lalu, Bandung membuat sejarah dunia dengan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika (disingkat KTT Asia Afrika atau KAA, kadang juga disebut Konferensi Bandung).

Pertemuan yang digagas Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Indonesia, Sunario mengumpulkan sejumlah negara di Asia dan Afrika yang baru memperoleh kemerdekaan.

Negara yang mengikuti pertemuan ini yakni Myanmar (dahulu Burma), Sri Lanka (dahulu Ceylon), India dan Pakistan. Pertemuan ini berlangsung antara 18 April-24 April 1955, di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia.

Pertemuan dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika. Lalu, ada semangat baru dari peserta yang mengikuti untuk melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lainnya.

Ada 29 negara yang mengikuti kegiatan mewakili lebih dari setengah total penduduk dunia, pada saat itu untuk mengirimkan wakilnya. Konferensi ini merefleksikan apa yang mereka pandang sebagai ketidakinginan kekuatan-kekuatan Barat untuk mengonsultasikan dengan mereka tentang keputusan-keputusan yang memengaruhi Asia pada masa Perang Dingin.

Kekhawatiran mereka mengenai ketegangan antara Republik Rakyat Tiongkok dan Amerika Serikat, keinginan mereka untuk membentangkan fondasi bagi hubungan yang damai antara Tiongkok dengan mereka dan pihak Barat dan penentangan mereka terhadap kolonialisme, khususnya pengaruh Prancis di Afrika Utara.

Dan kekuasaan kolonial Prancis di Aljazair; dan keinginan Indonesia untuk mempromosikan hak mereka dalam pertentangan dengan Belanda mengenai Irian Barat.

Sepuluh poin hasil pertemuan ini kemudian tertuang dalam apa yang disebut Dasasila Bandung, yang berisi tentang “pernyataan mengenai dukungan bagi kerukunan dan kerjasama dunia”. Dasasila Bandung ini memasukkan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan prinsip-prinsip Nehru. Konferensi ini akhirnya membawa kepada terbentuknya Gerakan Non-Blok pada 1961. (wikipedia.org)

Editor :