Minggu | 17 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Fenomena Osilasi Madden-Julian, BPBD Sumbar Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Awal Mei

MEDIAKEPRI.CO.ID, Padang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat mengimbau masyarakat provinsi itu untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem hingga awal Mei 2019 karena fenomena Osilasi Madden-Julian (MJO).

“BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di bagian barat Indonesia termasuk di wilayah Sumbar. Waspadai hujan lebat dan angin kencang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur di Padang, Ahad, 28 April 2019.

Loading...

Menikah dengan Irish Bella, Ammar Zoni: Istriku Cantik Sekali

Cuaca ekstrem itu sebelumnya terjadi di Kota Padang, Sabtu. Hujan dan angin kencang tiba-tiba datang padahal sebelumnya terlihat cukup cerah. Akibatnya belasan pohon tumbang dan menutup badan.

Permukiman warga juga terdampak pohon tumbang. Jaringan listrik dan telepon pada beberapa kelurahan juga sempat terjadi.

Curah hujan yang tinggi dan lama juga berpotensi mengakibatkan banjir. Beberapa kabupaten dan kota di Sumbar cukup rawan terhadap bencana itu, bahkan ada yang telah jadi “langganan” setiap tahun.

Loading...

Indeks Dollar Turun, Rupiah Menguat Tipis di Awal Pekan

Sementara itu Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha menyebutkan fenomena gangguan cuaca yang dinamakan Osilasi Madden-Julian atau MJO merupakan suatu gangguan cuaca yang berada di sekitar daerah khatulistiwa yang bergerak dari barat ke timur.

Pola pergerakan MJO ini dapat dilihat dari meningkatnya daerah pertumbuhan awan-awan hujan sehingga dapat dimonitor pergerakannya, dimana masih berpotensi terjadi berada di bagian barat Indonesia hingga awal bulan Mei.

Makam dan Kain Kafan Sudah Dipersiapkan, Ustaz Arifin Ilham Ikuti kata Dokter

Selain itu berdasarkan analisa cuaca juga pesisir barat Sumatera masih terkena dampak dari Siklon Tropis Lorna yang dapat bertahan hingga dua hari ke depan. Akibatnya seperti banjir yang terjadi di daerah Bengkulu.

Berdasarkan hal itu diperkirakan potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai angin kencang masih berpotensi tinggi terjadi hingga awal bulan Mei terutama di pesisir barat Sumbar. (***)

sumber: galamedianews.com

Loading...
Loading...