Kamis | 17 Oktober 2019 |
Advertisements
×

Pencarian

Kandidatku tuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri

KEPRI

Hari Libur Nurdin Basirun Dimanfaatkan Untuk Menyapa Masyarakat di Pulau

Senin | 08 April 2019 | 9:04

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun sepanjang Ahad 7 April, melakukan aktivitas terkait sembako bersama masyarakat. Bersama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, Nurdin menghadiri acara sembako murah di kawasan Bengkong.

Di siang hari, bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Perempuan Tionghoa Indonesia (Preti) Batam, Nurdin berbagi sembako di Pulau Moro dan Pulau Jang, Kabupaten Karimun.

“Libur seperti ini kami tidak bermain golf, pergi memancing dengan kapal bagus. Kami ke pulau-pulau menyapa masyarakat,” kata Nurdin sesaat sebelum meninggalkan Masjid Hidayatul Ulum, Sagulung, Batam, Ahad siang. Dari masjid, Nurdin bersama Arif langsung menuju pelabuhan Sagulung untuk menuju pulau-pulau di Moro.

Di Moro dan Pulau Jang, sejumlah paket sembako di dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Prosesi pembagian sembako itu penuh dengan senda gurau. Tak ada batas seorang pejabat dan masyarakat.

“Pak Nurdin jangan cukur kumis. Nanti kami tak kenal,” kata Anisa, seorang ibu di tengah pembagian sembako di halaman Masjid An Nur. Tawa Nurdin pun pecah. Pada kesempatan itu, Nurdin mengatakan apa yang dilakukannya semua ini untuk masyarakat.

Masyarakatlah, kata Nurdin yang membuat Kepri menjadi semakin baik. Karena itu Nurdin berpesan agar masyarakat menjaga kebersamaan dan persatuan. Kekompakan sangat penting untuk kelancaran pembangunan. “Jaga kekompakan dan kebersamaan. Jangan saling fitnah,” kata Nurdin. Masyarakat yang hadir pun ikut nyeletuk di sela-sela Nurdin berbicara.

“Kami sayang  pak Nurdin,” serentak puluhan kaum ibu dan bapak kepada Gubernur. Nurdin pun langsung membalas, ”Saya sayang juga sama bapak bapak dan ibu-ibu serta anak anak semua.” Dalam kesempatan bertemu masyarakat Ahad ini, baik di Batam dan pulau-pulau, Nurdin juga menyampaikan agar masyarakat jangan mudah terpecah belah.

Karena masih ada yang berupaya melakukan itu dengan menyebar berita dan kabar hoax. “Selalu jaga persaudaraan dengan persatuan dan kesatuan sehingga tidak mudah terpecah belah dengan fitnah, isu hasut dan berita hoax,” kata Nurdin. (humaskepri.id)

Editor :