Kamis | 21 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Ini Permintaan Maaf Wali Kota Terhadap Warga Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tasikmalaya – KPK telah menetapkan Wali Kota Tasikmalaya sebagai tersangka. Kendati sudah berstatus tersangka, Budi masih menjalankan sejumlah kegiatan. Salah satunya meresmikan Transmart yang baru dibuka di Kota Tasik pada Jumat, 26 April 2019.

Selain meresmikan supermarket itu bersama pemiliknya, Chairul Tanjung, Budi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasik juga meminta maaf kepada warga. Ia meminta maaf setelah resmi menjadi tersangka KPK.

Loading...

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Kota Tasikmalaya. Bapak-ibu mungkin mendengar kami sedang menghadapi permasalahan. Tapi mohon doa semuanya mudah-mudahan kami diberikan kekuatan, ketenangan,” kata dia saat memberikan sambutan peresmian Transmart Kota Tasik, Jumat 26 April 2019.

Luar Biasa, dari Panggilan “Babang Tamvan” Itu, Andika Kangen Band Bisa Beli Rumah dan Mobil

Budi yang saat ini memimpin Kota Tasik untuk periode kedua itu meminta warganya untuk tetap tenang. Ia juga mengimbau warga untuk tetap menjalin persaudaraan dan berusaha keras membangun Kota Tasik lebih baik lagi.

Setiap orang, kata dia, pasti memiliki kesalahan dan kekurangan. Tapi ia meminta semua pihak untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathoniyah. “Saya sebagai manusia tak lepas dari kekurangan. Tapi bagaimanapun harapan kami untuk sama-sama membangun kota ini jadi lebih baik,” kata dia.

Loading...

Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Liburan ke Luar Negeri

Tak hanya meminta maaf, dalam kesempatan pertama tampil di depan publik setelah menjadi tersangka, Budi juga memamerkan hasil kinerjanya selama menjadi Wali Kota Tasik. Menurut dia, selama 6,5 tahun ke belakang, sudah banyak dirinya membangun Kota Tasik.

Ia menyebutkan, setidaknya saat ini sudah ada 600 kilometer jalan diaspal beton (hotmix). Selain itu, saat ini Kota Tasik telah memiliki bandara, universitas negeri, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

“Mimpi ke depan mudah-mudahan Islamic Center, ini Pak Chairul Tanjunh, kita punya lahan 5,6 ha sudah hampir 20 tahun punya mimpi. Mudah-mudahan d ada CSR untuk membangun Islamic Center yang sudah tersedia dari iuran haji tapi belum terealisir pembangunanyna,” kata dia. (***)

sumber: republika.co.id

Loading...
Loading...