Minggu | 17 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Jangan Anggap Sepele, Ini Fakta Remaja yang Meninggal Dunia Setelah Digigit Semut

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tangerang – Seorang remaja di Tangerang bernama Rizki Ananda meninggal setelah digigit semut di kediamannya.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, remaja berusia 21 tahun itu sempat merasa gatal dan panas di seluruh tubuhnya yang disertai sesak nafas akut.

Loading...

“Kejadian di rumahnya di Rajeg, lalu saat udah gatal dan panas langsung dibawa ke Puskesmas Sepatan. Kebetulan saya yang datang ke lapangan, itu saya tanya ke bapaknya,” kata Hendra Kamis, 25 April 2019.

Namun, nyawa Rizki tidak terselamatkan lagi saat tiba di Puskesmas Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Karena penasaran dan bekerja di RSUD Tangerang, sang ayah langsung melarikan anak perempuannya tersebut ke rumah sakit milik pemerintah tersebut.

“Meninggalnya sewaktu di puskesmas dan bapaknya ini sudah sadar anaknya meninggal di puskesmas. Tapi karena dia kerja di RSUD Tangerang jadi dibawa ke sana,” terang Hendra.

Loading...

Menderita sakit anafilaksis

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menuturkan, korban menderita penyakit bernama Shock Anafilaksis.

Penyakit itu merupakan reaksi alergi parah terhadap sesuatu dan berpotensi mengancam nyawa.

“Betul digigit semut. Sebenarnya bukan semutnya yang bermasalah, jadi meninggalnya karena Shock Anafilaksis. Jadi sebuah keadaan yang reaksi alergi hebat. Memang korban alergi dugaan kita di kabupaten dugaan kuat dia alergi terhadap zat yang ada di dalam semut yang mengigit,” jelas Hendra

Hendra menuturkan, reaksi itu tak terjadi kepada semua orang, melainkan hanya terjadi per individual yang mengalami alergi yang berlebihan terhadap sesuatu.

Dalam kasus ini, korban berumur 21 tahun itu alergi terhadap zat yang ada didalam semut.

“Itu sifatnya individual dan engga semua orang yang digigit akan seperti itu, ada yang cuma bentol-bentol doang, ada yang cuma syok, ada yang bentol seluruh badan,” terang Hendra.

Pernah digigit Tomcat

Hendra Tarmizi menjelaskan, bahwa Rizki sekira tiga tahun lalu juga pernah digigit oleh serangga lain sejenis dengan semut yakni tomcat.

Namun, nyawa Rizki berhasil diselamatkan oleh puskesmas setempat walau sempat mengalami syok berat.

“Tiga tahun lalu dia (Rizki) ada riwayat digigit tomcat juga tapi tidak meninggal dan bisa ditangani di puskesmas waktu itu. Ini sifatnya individual ya seperti alergi seafood, ada yang sampai bentol-bentol, ada yang cuma gatal di satu tempat saja,” kata Hendra.

Jenis semut

Hendra Tarmizi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan jenis semut apa yang sampai merenggut nyawa Rizki pada Rabu, 25 April 2019 kemarin.

Sebab, jajarannya hanya menerima foto semut yang mengigit korban dari sisi punggung semut, dimana bagian tersebut tidak bisa digunakan untuk mengidentifikasi spesies semut.

“Kebetulan yang foto semutnya itu korban, cuma yang difoto bagian punggung waktu itu. Bukan foto perut, untuk menentukan spesiesnya itu ahli serangga perlu perut jadi kita tidak bisa memastikan, tapi itu semut biasa,” beber Hendra.

Bahan dapur mengusir semut

Sebelum rumah menjadi sarang semut yang mengganggu, berikut 10 tips mengusir semut-semut di seluruh rumah.

Menariknya, cara ini alami dan tidak membutuhkan bahan yang sulit dan bisa ditemukan di dapur.

Biasanya bahan dapur ini ada di rumah.

Yuk, simak bahan dapur pembasmi semut berikut ini:

1.Pencegahan

Cara terbaik untuk menyingkirkan semut adalah dengan mencegah mereka, sebab rumah menjadi sasaran empuk untuk semut-semut.

Semut kecil bisa menemukan ribuan pintu yang bahkan tidak kita ketahui.

Tapi sebanyak yang Anda bisa, blokir jalan munculnya semut itu.

2.Menyumbat jalur semut

Cobalah menyumbat atau mendempul jendela, pintu, dan celah apapun yang biasa dijelajahi semut.

Ini juga akan mengontrol suhu yang lebih baik dan merupakan salah satu metode paling tidak berisiko jika Anda memiliki anak-anak atau hewan peliharaan.

Jika keduanya tidak berfungsi, coba gunakan bahan-bahan alami berikut ini:

3.Cuka

Bersihkan permukaan di rumah dengan larutan cuka, komposisinya setengah cuka putih dan air putih.

Sebagai bonus tambahan, campuran ini bagus digunakan untuk membersihkan rumah secara umum, lebih baik daripada mengganti deterjen dengan fosfor yang mencemari.

Cuka efektif karena semut membenci baunya, dan cuka menghilangkan jejak aroma makanan yang mereka gunakan untuk berkeliling.

4.Jus lemon

Sama seperti cuka, jus lemon juga tampaknya menghancurkan jejak-jejak bau yang diikuti semut.

Coba semprotkan jus lemon di sekitar tempat-tempat yang sering disinggahi atau dilalui semut.

5.Minyak peppermint

Ini satu hal yang super mudah untuk dicoba.

Bersihkan permukaan rumah atau meja dengan sangat baik, lalu bersihkan dengan kain lembap bersih yang telah ditetesi beberapa minyak peppermint di atasnya.

Semut benar-benar tidak menyukai baunya.

Minyak ini juga ramah lingkungan serta aman bagi manusia dan anak-anak.

Belum lagi, dapur Anda akan berbau mint segar. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...