Kamis | 17 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Kunci Gembok Kotak Suara Berserakan di Kantor Lurah Belian

Selasa | 16 April 2019 | 23:54
kekacauan pemilu

MEDIA KEPRI.CO.ID, Batam- Para anggota Kelompok Pelaksanaan Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota mengikuti antrian panjang di Kantor Lurah Belian Kecamatan Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 16 April 2019 pukul 23.00 WIB.

Pasalnya, mereka belum mendapatkan kunci gembok kotak suara. Sementara kotak suara terlebih dahulu diantarkan ke masing-masing TPS tanpa kunci gembok kotak suara.

Akibatnya, pihak kelurahan maupun PPS tampak kelabakan untuk mencari kunci gembok yang kondisinya berserakan di atas meja yang ada di dalam ruangan bagian pelayanan kantor lurah tersebut. Masing-masing KPPS harus antrian masuk untuk mencari sendiri kunci gembok kotak suara di atas meja. Pihak aparat keamanan seperti dari Babinkamtibmas dan Babinsa menjaga ketat di depan pintu masuk.

Petugas KPPS di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota antri untuk memasuki ruang kantor Lurah untuk mengambil kunci kotak suara yang berserakan. (ali mahmud)

Selain kunci gembok kotak suara, DPT juga masih berserakan dan dipilih oleh masing- masing KPPS untuk di bawa pulang sesuai alamat perumahan dimana TPS berada.

“Kita cari kunci gembok kotak suara seperti ayam cari makan aja. DPT juga baru kita dapat lagi. Sementara besok sudah pelaksanaan pencoblosan. Ini sudah kacau, kalau begini cara kerja PPS,” ungkap salah satu anggota KPPS yang ikut antrian panjang malam ini.

Dari balik kaca jendela, nampak Lurah Belian, Kamarul Azmi tampak sibuk mencari satu persatu kunci gembok kotak suara yang berserakan itu. Sementara Ketua maupun anggota PPS Belian lainnya, Taufiq Cs tidak tampak di meja tempat diletakkan kunci gembok kotak suara tersebut.

“Kacau kerjanya PPS Belian ini. Masa kita di suruh cari kunci dan DPT sendiri. Pokoknya kacau lah. Bisa- bisa ribut ini,” ungkap anggota KPPS lainnya yang baru keluar dari ruangan. (ali)

Editor :