Senin | 23 September 2019 |
×

Pencarian

HARI INI SEJARAH

Mantan Pejabat Militer, Presiden Niger Tewas Dalam Kudeta

Selasa | 09 April 2019 | 11:48
sejarah kelam

MEDIAKEPRI.CO.ID – Negara Niger memiliki sejarah kelam. Dua puluha tahun lalu, presiden terpilihnya Ibrahim Baré Maïnassara dibunuh dalam sebuah kudeta yang terjadi.

Ibrahim Baré Maïnassara, lelaki kelahiran 9 Mei 1949 adalah seorang pejabat militer di Niger yang menggulingkan pemerintahan Presiden Mahamane Ousmane pada 27 Januari 1996.

Presiden yang terlahir dari etnis mayoritas Hausa ini harus mengakhiri hidupnya pada usia 49 tahun.

Dia terpilih sebagai presiden pada 7-8 Juli 1996, meraih 52% suara dalam sebuah pemilu yang dianggap oleh pihak lain secara luas penuh dengan kecurangan.

Setelah terpilih sebagai presiden Maïnassara, kemudian ia dilantik pada 7 Agustus. Pada 9 April 1999, dia dibunuh dalam sebuah kudeta militer oleh para tentara di bandar udara di ibukota Niger, Niamey.

Niamey adalah ibu kota sekaligus kota terbesar Niger. Penduduknya berjumlah 800,000 jiwa (2000) dengan luas wilayah 670 km². Kota ini merupakan pusat administratif, budaya, dan ekonomi di Niger. Industri yang terdapat di kota ini antara lain adalah batu bata, keramik, semen, dan tenun. (wikipedia.org)

Editor :