Jumat | 20 September 2019 |
pemkab lingga
×

Pencarian

LINGGA

Pejuang Provinsi Kepri Itu Kini Dipercaya sebagai Wakil Rakyat

Senin | 22 April 2019 | 22:02
dewan lingga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Kontestasi Politik di pemilu 2019 memberikan angin segar bagi Aziz Martindaz. Pejuang yang memperjuangkan terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini satu diantara 20 nama yang duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Lingga periode 2019-2024.

Lewat kendaraan politik partai Golkar, Aziz membuktikan kerja keras dan niat tulus untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tidak sia-sia. Aroma niat baik yang muncul dari sanubarinya ini mendapatkan simpati rakyat, khususnya daerah pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Lingga, Lingga Utara, Lingga Timur dan Selayar.

Semangat politikus yang sebelumnya melanglang buana di dunia gerakan, baik sosial maupun politik ini patut diacungkan jempol. Aktivis senior ini sebelumnya beberapa kali belum beruntung. Setidaknya, empat kali mengikuti pertarungan di kontestasi pesta demokrasi, ia selalu mengalami kegagalan.

Mencuatnya nama Aziz Martindaz pada Pemilu 2019 ini tentu bukan datang dan hadir begitu saja. Meskipun sudah berkali-kali mengalami kegagalan untuk menjadi wakil rakyat, ia tidak pernah kenal lelah dan kata menyerah untuk terus menyuarakan kepentingan aspirasi rakyat. Satu diantaranya menyuarakan penyelesaian program pembangunan rumah tak layak huni (RTLH) yang sempat mandek pada tahun 2016 yang lalu.

Dengan amanah yang diembannya ini, sudah barang tentu banyak harapan dan keinginan masyarakat Lingga yang diletakkan di ‘pundak’. Bahkan, kepercayaan masyarakat sudah disematkan kepada pria yang memiliki segudang pengalaman di bidang organisasi dan memiliki integritas tinggi ini.

Dengan amanah yang diembannya dan diberikan kepadanya ini, Aziz Martindaz mengucapkan terima kasih dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dan semoga, katanya, ia mampu menjadi wakil rakyat yang bisa mengemban kepercayaan di DPRD Lingga untuk lima tahun mendatang.

” Amanah ini menjadi tanggung jawab besar yang harus dijaga, ” ucapannya kepada mediakepri.co.id, Senin, 22 April 2019.

Lebih jauh katanya, sangat terharu kepada pemilih, karena sudah memilih dirinya tanpa ada ’embel-embel’ apapun. Sebagai putra daerah, tambahnya, tidak ingin mengotori demokrasi. Dan ia mengajarkan kepada masyarakat pemilih untuk tidak melakukan politik uang. Karena menurutnya, itu merupakan suatu pembodohan, hilangnya harkat dan martabat harga diri seseorang demi meraih suara.

Aziz berjanji akan menjalani tugas dan fungsi sesuai dengan amanah UUD untuk menjalankan roda pemerintahan. (bran)

Editor :