Sabtu | 05 Desember 2020 |
×

Pencarian

BATAM

RDP Komisi I Terkait Sengketa Jalan Perum Kota Mas

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Rapat Dengar Pendapat Umum mengenai Pemindahan dan Penutupan Jalan Masuk Perum Kota Mas Marina Blok C RW 18 Kelurahan Tanjung Riau, Sekupang – Batam.

Rapat dihadiri oleh, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Pimpinan PT Kharisma Jaya, Biro Perencanaan Teknik BP Batam, RT/RW beserta warga perumahan Kota Mas Marina Blok C di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Batam, Batam Kota – Batam, Rabu, 10 April 2019.

Loading...

Achyar Arfan mewakili pihak pengembang menjelaskan tentang memasarkan rumah tersebut dari tahun 2010/2011, dan maket perumahan masih ada sampai sekarang di kantor pemasaran yang berada disana walau rumah subsidi. Perumahan blok C ini masuk kategori Cluster.

”waktu itu kami belum bisa membangun jalan besar yang baik untuk akses, pintu itu dari dulu sampai sekarang itu sebenarnya tidak ada dan ini bisa kita buktikan melalui maket di kantor saya. namun situasi pada saat itu, dari situlah akses masuk ke Blok C, kalau kita paksakan jalannya akan memutar jauh. dan pintu ini hanya sementara.

Dengan terdapatnya kurang lebih 1000 kk/pintu sehingga sudah saatnya kami untuk membangun lahan komersil/Rumah toko dll. dan ini berdekatan dengan blok C akses pintu masuk.

Karena kontruksi mau mulai, selain itu sangat membahayakan warga kalau berintraksi dengan mobilisasi kontruksi yang cukup tinggi, yang mana banyak terdapat warga yang lewat tidak hanya blok C tapi warga perumahan lain, sementara jalan tersebut dibuat hanya untuk warga blok c tapi sekarang bercampur.

Loading...

Namun, kami tetap berpikir untuk membuatkan akses tapi bagi pejalan kaki atau motor dan rencana ini akses tersebut akan diberi pintu besi dan diberi gembok untuk RW kuncinya.

Biro Perancanaan Teknik BP Batam, Hermawan
Perumahan ini, dari gambar yang kita teliti memang tidak ada akses ke jalan row 30, saya meminta kepada pengembang agar segera membuat jalan akses segera dilakukan.

”Kita juga dari gambar ini mau lihat ke lapangan sudah sejauh mana penerapan site plan yang sudah diajukan oleh pihak pengembang ke BP kesesuaiannya,” jelasnya.

Warga, Nurdin sebelum membeli rumah ada kesepakatan-kesepakatan lisan dan tertulis, jalan ini bila dipergunakan tidak akan ditutup.

”Sebenarnya dengan adanya akses ini sebelumnya perumahan ini cepat laku dan masyarakat juga punya kepentingan disini, saya kira kalau jalan akses ini tidak ditutup pihak pengembang tidak akan rugi, lain halnya dengan warga ekonomi ikut tertutup. untuk itu meminta kepada pengembang sesuai dengan kesepakatan.

Lurah Tanjung Riau, Agus Sofyan menjelaskan telah sama – sama kelapangan mencari win-win solution sehingga permasalahan yang terjadi di masyarakat dapat diselesaikan.

Sementara itu, Pimpinan Rapat, Budi Mardiyanto menjelaskan apabila perencanaan yang dilakukan pihak pengembang rusak/menyimpang dari pada rencana awal, jadi disinilah untuk meluruskannya.

”Namun demikian untuk kepentingan masyarakat kita akan turun ke lapangan, dan saya yakin pihak developer/pengembang punya hati nurani.” (kmg)

Loading...
Loading...