Senin | 25 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Sambil Gendong Anak Balita, Ibu Ini Terjun dari Jembatan Sungai Serayu, Siapakah Dia?

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cilacap – Seorang ibu dengan menggendong anak balita terjun dari jembatan Sungai Serayu di Kecamatan Moas, Kabupaten Cilacap. Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dan penyisiran sejak Sabtu siang akhirnya menemukan wanita tersebut dalam kondisi meninggal dunia Sabtu, 27 April 2019 sekitar pukul 16.30.

Humas Basarnas Cilacap Saiful mengatakan, sampai Sabtu petang tim SAR gabungan baru menemukan satu orang yang diduga sebagai wanita yang terjun ke Sungai Serayu bersama anaknya Sabtu pagi sekitar pukul 9.30. Jasad SP ditemukan oleh petugas Basarnas Cilacap pada Sabtu, 27 April 2019 sekitar pukul 14:30 WIB.

Loading...

Jasad korban ditemukan sekitar dua kilometer dari titik ia menceburkan diri, yakni di bawah pinggiran Jembatan Penggalang, Desa Adipala, Kecamatan Adipala, Cilacap. Indentitas korban diketahui berinisial Sp sedang anak balitanya yang saat ini masih dalam pencarian bernama Yunus baru berusia 4 bulan. mereka warga Desa Karangreja Kecamatan Maos.

Basarnas dengan Tim SAR lainnya masih fokus mencari balita ikut bunuh diri dengan ibunya, “Kami hanya menemukan satu orang sedang seorang, anaknya masih belum kami temukan, karena sudah sore dan arus sungai samakin deras maka pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Minggu pagi,” katanya Sabtu.

Penyisiran pada Ahad, 28 April 2019, rencananya dengan mengerahkan dua tim, titik penyisiran balita usia 4 tahun sekitar lokasi sampai dengan muara Sungai Serayu sekitar 1 kilometer ke arah barat dan timur perairan Adipala.

Kapolsek Maos AKP Sugen Hartono mengatakan, identitas wanita yang terjun dengan mengajak anaknya masih belum diketahui, mereka adalah warga Karangreja namun tinggal di Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Selatan.

Loading...

Mengenai apakah korban sengaja bunuh diri, dikatakan masih dalam penyelidikan , Namun dari hasil pemertiksaan pihak Puskesmas, pada jenazah korban tidak ditemukan bekas penganiayaan,”Sejumlah saksi melihat wanita tanpa identitas tersebut sempat berada sekitar jembat sungai Serayu,”katanya.,

Sejumlah saksi menyebut wanita tersebut sengaja terjun dengan mengajak balitanya, Wagiyo warga Desa/Kecamatan Kesihan mengakui, saat sedang bersepeda sempat melihat seorang perempuan usianya sekitar 30 tahun mengenakan memakai baju batik coklat dengan menggendong balitanya berjalan di sisis selatan jembatan Sungai Serayu Maos.

“Saya melihat sedang berjalan di sisi selatan jembatan, saya pikir hanya jalan jalan,” terangnya.

Saksi lain Tusrianto (30) seorang pemancing warga Desa Karangrena Kecamatan Maos sudah melihat korban sudah tenggelam di Sungai Serayu bawah jembatan,” Dari jembatan saya sempat melihat kepala korban turun naik lalu hilang,” tambahnya. (***)

sumber: galamedianews.com

Loading...
Loading...