Rabu | 20 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Takut Di Massa, Dua Jambret Ini Ceburkan Diri ke Rawa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Indralaya – Kepergok massa saat sedang melakukan aksi penjambretan terhadap seorang mahasiswi yang kebetulan tengah melintas di jalan poros menuju gerbang Perkantoran Tanjung Senai Indralaya.

Akibatnya, dua orang pelaku penjambretan yang diketahui bernama Safrizal (23) dan Suharto (16) terdesak bersama sepeda motor yang dikendarainya ia pun memilih nekad untuk menceburkan diri ke rawa lebak yang ada di Tanjung Senai Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Loading...

Lalu kedua pelaku penjambretan yang tercatat berdomisili di Desa Sukaraja Lama Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten OI ini, berenang hingga ke tengah lebak.

Waspadai Infeksi Saluran Kemih di Musim Panas, Nih Tipsnya

Merasa kelelahan sehingga mereka mendekati perahu yang ada di tengah lebak tersebut untuk minta pertolongan dibawa ke tepi daratan.

Saat berusaha dibawa ke tepi trotoar jalan poros Tanjung Senai, sejumlah massa yang sudah menunggu keduanya langsung menghampiri dan mendaratkan pukulan ke arah wajah kedua pelaku.

Loading...

Beruntung aksi tersebut sempat dilerai oleh sejumlah petugas Sat Pol-PP Pemda Kabupaten OI yang kebetulan sedang melintas. Akhirnya, guna menjalani proses penyidikkan lebih lanjut kedua pelaku bersama barang bukti hasil penjambretan berupa satu unit ponsel merk Oppo langsung dibawa ke ruang penyidik Sat Reskrim Polres OI.

Cantiknya Nagita Slavina Foto Bareng BLACKPINK

“Kedua tersangka menjalankan aksi pencurian terjadi pada Senin, 22 April 2019 lalu TKP di jalan poros menuju perkantoran Pemda Tanjung Senai Indralaya, tepatnya dipersimpangan Desa Sakatiga,” ungkap Kapolres OI AKBP Ghazali Ahmad SIK MH didampingi Kanit Pidum IPDA Rahmat Djakatara, Selasa, 23 April 2019.

Modus pencurian yang dilakukan oleh kedua tersangka dijelaskan IPDA Rahmat yakni dengan cara kedua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Revo yang langsung memepet motor korban seorang mahasiswi Nisa Hayati Siregar (20) warga Jalan Bhakti Guna Indralaya.

Lalu kedua pelaku langsung mengambil satu unit ponsel merk Oppo A3 milik korban yang sedang diletakan di saku sepeda motor. Selanjutnya kedua pelaku langsung melarikan diri membawa hp milik korban, atas kejadian tersebut korban melaporkannya ke SPKT Polres Ogan Ilir.

“Salah satu dari pelaku merupakan anak dibawah umur,” ucap Kanit IPDA Rahmat Djakatara.

Atas perbuatannya, ditegaskan Kanit, kedua tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Dihadapan penyidik, kedua pelaku Suharto dan Safrizal mengakui perbuatannya telah melakukan aksi penjambretan terhadap korban seorang mahasiswi.

Salah seorang tersangka yakni Safrizal mengaku terpaksa melakukan tindakan tersebut karena terdesak. “Aku ngelakuke ini karena terdesak pak,” kilah bapak satu anak ini. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...