Rabu | 20 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

TRAGIS! Sumardi Meregang Nyawa Setelah Dikeroyok Keluarga Korban Pelecehan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Sumardin (26) warga Jalan Karya Karsa Dalam, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat meregang nyawa di Rumah Sakit Imelda.

Pasalnya, ia mendapat pukulan bertubi-tubi oleh tiga orang pria, pada Rabu, 3 April 2019 sekitar pukul 06.00 WIB.

Loading...

Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi penganiayaan tersebut dipicu karena korban diduga telah melakukan pelecehan terhadap adik kandung perempuan dari dua pelaku.

Di Kota “Mendoan”, Ini Cara Jokowi dan Prabowo Bersaing Memperebutkan Suara

Adapun aksi yang dibuat oleh penjahat kelamin bernama Sumardi ini yakni dengan cara meremas (maaf) buah dada wanita berinisial EDS.

Kapolsek Medan Barat Kompol Choky S Meliala melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Herison Manullang mengatakan, saat ini dua dari tiga pelaku penganiayaan terhadap korban telah berhasil diamankan.

Loading...

Keduanya bernama, Deni Rahmadan (23) warga Jalan Karya Suka Dame, Sei Agul, Medan Barat, serta Bahriansyah Dalimunthe (22) warga Pasar 2 Tembung.

Benarkah Pria Masa Kini Jarang Bercinta karena Kebanyakan Main Game dan Medsos?

“Sementara satu pelaku lainnya atas nama Zulkifli Harahap (35) warga Pasar 8 Gang Padi, Jalan Letda Sujono masih dalam pencarian,” ujarnya, Rabu, 3 April 2019 sore.

Manullang menjelaskan, dari hasil interogasi yang dilakukan kepada kedua pelaku, bahwa kejadian pada Selasa, 2 April 2019 malam.

“Peristiwa penganiayaan ini bermula, ketika korban, pada Selasa 2, April 2019 sekitar pukul 18.30 WIB dengan nekat meremas payudara EDS, yang merupakan adik kandung dari pelaku Zulkifli dan Deni Rahmadan.

Rampok Itu Gondol Perhiasan Senilai Rp 1,6 Miliar Setelah Membacok Tangan Pemiliknya

“Mereka tidak terima, ketiga pelaku lalu mendatangi korban di Jalan Sekata, Lorong 6, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat,” ungkap Kanit.

Lebih lanjut dikatakan Kanit, kemudian para pelaku langsung melakukan penganiayaan sampai korban tidak berdaya, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Satu pelaku lainnya, yakni atas nama Bahriansah juga merupakan sepupu dari EDS. Sehingga dipastikan, ketiga pelaku kesemuanya adalah keluarga,” jelasnya.

Namun, meski telah dirawat di rumah sakit, nyawa Sumardin tidak dapat tertolong.

Sehingga oleh keluarganya, kasus penganiayaan tersebut dilaporkan ke Polsek Medan Barat.

“Saat ini dua dari tiga pelaku sudah ditahan, guna dilakukan proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Dari tangan para pelaku petugas amankan sejumlah barang bukti berupa sepasang sepatu hitam korban, helm milik korban, serta satu potong jaket coklat milik pelaku atas nama Bahriansah saat melakukan penganiayaan.(***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...