Sabtu | 05 Desember 2020 |
×

Pencarian

RILIS

7 Makanan Khas Lebaran di Negara Lain

MEDIAKEPRI.CO.ID – Idul Fitri adalah hari yang sangat spesial bagi umat Muslim di seluruh dunia. Berbagai perayaan dan tradisi dilakukan di hari besar penuh kemenangan setelah Ramadan ini.

Festival perayaan Idul Fitri biasanya mengakar pada tradisi; dan tradisi memiliki sejarah panjang sehingga menjadi sebuah bagian langsung dalam hidup kita. Menariknya, setiap tradisi budaya memiliki identitas yang tergambar di setiap festival dan perayaan.

Loading...

Salah satunya tentu adalah perayaan Idul Fitri. Penanda akhir bulan Ramadan dan awal bulan Syawal ini dipenuhi dengan beragam tradisi yang selalu ada setiap tahunnya. Mulai dari makanan, budaya, sampai tradisi keluarga.

Semuanya dimulai sejak Magrib di mana hari sudah memasuki tanggal 1 Syawal. Dimulai dengan tradisi takbiran, hingga malam esok harinya yang dipenuhi beragam kegiatan penuh tradisi.
Ketupat, opor ayam, sambal goreng kentang, rendang, dan kue-kue seperti nastar, kaastengels, juga kue putri salju akan memenuhi meja rumah-rumah mereka yang merayakan idul fitri.

Seluruh makanan ini disantap bersama keluarga besar setelah saling mengucapkan selamat lebaran dan bermaaf-maafan, memulai tahun yang baru suci dari dosa.

Lalu apa saja makanan khas lebaran di belahan dunia lain? Tentu berbeda dari opor ayam dan ketupat bukan? Berikut adalah makanan-makanan yang disajikan saat lebaran di berbagai negara.

Loading...
  1. Asia Tenggara
    Tidak hanya Indonesia, negara di Asia Tenggara lain juga merayakan lebaran. Khususnya, Malaysia, Brunei, dan Singapura. Sama seperti di Indonesia, beragam kegiatan diadakan saat lebaran. Makanan yang disajikan juga beragam namun tidak terlalu beda dengan apa yang biasanya disajikan di Indonesia. Malaysia, Singapura, dan Brunei memang memiliki hubungan yang erat dengan Indonesia. Sajian khas
    lebaran mereka biasanya adalah beragam kari daging dengan ketupat. Biasanya mereka juga menyajikan nasi yang dimasak di dalam bambu yang dikenal dengan lemang, dan juga dodol.
  2. Mesir
    Tidak seperti Indonesia, Mesir merayakan idul fitri selama empat hari berturut-turut. Biasanya mereka menyiapkan santapan berupa ikan. Selain itu, mereka juga menyajikan beragam makanan khas lain seperti Fata yang merupakan campuran dari nasi, daging, bawang, dan cuka yang dimasak berbarengan. Ada juga Kahk yang merupakan makanan kecil seperti biskuit.
  3. Irak
    Masyarakat Irak sangat mengerti akan manfaat buah kurma terutama saat bulan Ramadan dan saat lebaran. Sebuah makanan bernama Klaicha biasanya harus ada saat lebaran. Klaicha sendiri merupakan sebuah kue yang diisi dengan kacang dan juga kurma. Tidak ketinggalan diberi wewangian mawar.
  4. Turki
    Seker Bayrami adalah istilah untuk lebaran di Turki. Festival dirayakan sebagai hari di mana kudapan manis ada. Aanak-anak akan mendatangi tetangga, teman, dan keluarga dan akan diberikan makanan tradisional seperti Turkish Delight dan Baklava sebagai ungkapan cinta dan doa. Mungkin hampir mirip dengan Halloween di Amerika Serikat, tapi tentu tanpa kostum yang aneh-aneh.
  5. Arab Saudi
    Warga Arab Saudi merayakan lebaran dengan sangat hangat. Mereka akan mengeluarkan karpet dari rumah mereka, menggelarnya di halaman depan rumah, kemudian duduk sambil berbagi makanan bersama dengan tetangga.
  6. India
    Malam takbiran di India disebut dengan Chaand Raat. Perempuan akan menghias tangan dan kakinya dengan desain henna (mehendi) yang cantik. Hadiah (Eidi) akan dibagikan dalam bentuk uang dan juga permen atau kue. Lebaran di India sendiri tidak pernah kehilangan puding beras atau Seviyan, bermacam kebab, Nihari, Haleem, dan beragam makanan khas India lainnya.
  7. Somalia
    Idul Fitri di Somalia juga cukup menarik. Makanan yang biasanya ada untuk merayakan lebaran adalah manisan tradisional seperti Halvo. Ini adalah sebuah makanan penutup yang dibuat dari gula, minyak, tepung jagung, dan beragam rempah-rempah lain. (***)

Loading...
Loading...