Selasa | 19 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Awasi Anak Anda, Walau Sempat Dirawat, Jhon Felix Diduga Korban Pengeroyokan Ini Akhirnya Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Singkawang – Warga Kopisan, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat, John Felix (14) diduga meninggal dunia akibat pengeroyokan yang dilakukan teman bermainnya.

John Felix (14) menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke Pontianak, setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Abdul Azis Singkawang.

Loading...

Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi mengungkap kronologi dugaan pengeroyokan terhadap John Felix, Rabu, 15 Mei 2019.

Menurut Kapolres, berdasarkan informasi sementara yang pihaknya himpun, dugaan pengeroyokan terjadi pada Ahad, 12 Mei 2019 sekitar pukul 21.15 WIB malam.

Ini Perintah Jokowi ke Kapolri Terkait Kasus Perundungan yang Menimpa Audrey

Kejadian bermula dari saling ejek di media sosial.

Loading...

“Korban Felix mengatakan sebuah kata ejekan kepada tersangka H melalui media sosial,” kata Kapolres.

Tidak terima diejek, H (13) kemudian mendatangi korban.

Ini Permintaan Audrey Korban Perundungan saat Dijenguk Ifan ‘Seventeen’

Saat datang H ternyata tidak sendiri. Ada F (16), C (14), dan E (16) yang malam itu yang juga ikut serta.

Ketika sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sebuah ladang Pohon Jabon, di Kopisan, sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan tersangka.

Korban dan terduga pelaku kemudian terlibat perkelahian, yang berlanjut dengan pemukulan oleh empat anak tersebut terhadap korban.

Terkait Kasus Audrey, Pakar Ingatkan Pengaruh Media Sosial pada Kasus Bullying

Dari informasi yang Tribun himpun, korban ditemukan tergeletak di lokasi kejadian oleh warga yang kebetulan melintas.

Hal itu kemudian disampaikan ke keluarga korban yang kemudian membawa John Felix ke RSUD dr Abdul Aziz Singkawang.

Dari Abdul Azis, korban lalu dirujuk ke Pontianak. Namun korban meninggal dunia di tengah perjalanan.

Kapolres mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap empat orang anak masing-masing berinisial F (16), C (14), H (13) dan E (16).

Keempat anak tersebut diduga telah melakukan pembunuhan, yang mengakibatkan John Felix (14).

Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, mengatakan keempat anak tersebut diperiksa dengan dugaan telah melakukan kekerasan terhadap korban.

“Dari hasi pemeriksaan ada empat orang anak di bawah umur yang melakukan kekerasan terhadap korban, karena adanya luka parah korban pada awalnya sempat ditolong di Singkawang namun akhirnya dirujuk ke Pontianak,” ujarnya, Rabu, 15 Mei 2019.

Dikarenakan, tersangka adalah anak dibawah umur maka Kapolres mengatakan ada perlakuan khusus untuk melakukan penyelidikan.

“Karena tersangkanya anak di bawah umur, maka kami memperlakukan khusus terhadap para tersangka, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dirinyapun sangat menyayangkan kejadian itu.

Karena mengingat kedua belah pihak masih di bawah umur.

“Saya sangat menyayangkan kejadian ini terjadi karena tersangka dan korban masih dibawah umur,” katanya.

Untuk itu, Raymond mengimbau kepada para orangtua untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya jangan sampai tidak ada kepedulian orangtua dalam hal memberikan atau mengawasi anak-anaknya.

Atas perbuatannya, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman penjara 15 tahun dan denda Rp 13 Miliar.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 80 Ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun dan denda Rp 13 milyar,” tutupnya. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...