Rabu | 20 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

BPOM Kepri Sidak Ke Penjual Takjil

kadaluarsa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim selama menjalankan ibadah Ramadhan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepri melakukan pengawasaan takjil yang bermunculan di setiap sudut Kota Batam.

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan mengatakan, Kegiatan pengawasan takjil tersebut dimulai pada Selasa 7 April 2019 lalu. Petugas BPOM Provinsi Kepri menyisir sentra takjil di sekitar kawasan Batu Besar – Nongsa.

Loading...

“Kemarin, kita cek sebanyak 27 sampel pangan takjil, yakni, aneka kudapan (tahu goreng, martabak, risoles), aneka kue basah, cendol, kurma, ayam goreng, ikan, siomay, batogor, lontong, kerupuk, es buah, dll,” jelas Yosef kepada mediakepri.co.id, Rabu, 8 April 2019.

“Alhamdulillah, seluruh sampel pangan yang diuji seluruhnya bebas dari bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methanil Yellow,” tambahnya.

Lanjutnya, untuk hari ini kita akan melakukan sidak yang bekerjasama dengan Dinas kesehatan dan Dinas perindustrian dan perdagangan. Lokasi yang kita tempuh adalah pasar Botania sekitarnya dan besok kita lanjutkan didaerah Masjid Raya.

“Dalam pengawasan kami, Takjil di wilayah botania dari 45 sampel takjil, alhamdulillah semuanya aman dari bahan berbahaya, artinya bebas formalin, boraks, rhodamin B dan methanil yellow,” ungkapnya.

Loading...

Ia menegaskan, jajanan takjil yang dipasarkan dapat memberi jaminan dari bahan berbahaya. “Sehingga, Produk takjil dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan aman terutama umat muslim yang sedang menjalani ibadah puasa,” jelasnya.

Dijelaskan, untuk cek sampel takjil pihaknya menggunakan rapid test kit dengan membutuhkan waktu hanya 15-20 menit. Dengan alat uji cepat ini dapat segera diketahui ada tidaknya kandungan bahan berbahaya dalam pangan.

“Apabila ada temuan indikasi bahan berbahaya, pihaknya akan membawa ke kantor untuk di uji kembali di laboratorium agar hasilnya lebih maksimal lagi.

“Sehingga kita mengetahui lebih detail lagi bahan-bahan apa saja yang terdapat didalam kandungan Takjil tersebut, karena uji cepat yang kita gunakan saat sidak ini hasilnya belum 100 persen, artinya masih dugaan awal,” sambungnya.

Selain melakukan pengujian pangan Takjil, pihaknya juga akan melakukan edukasi secara langsung dan penyebaran leaflet tentang arti pentingnya keamanan pangan kepada masyarakat dan penjual takjil.

Kegiatan pengawasan keamanan pangan takjil ini akan terus dilakukan di wilayah Kota Batam dan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepri selama bulan Ramadhan. (sal)

Loading...
Loading...